SUTRISNO, . (2010) PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU TERPADU ISO 9000 PADA PERUSAHAAN KONTRAKTOR. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS09675.pdf

File Pdf (639kB)
Text (Bab I)
1TS09675.pdf

File Pdf (49kB)
Text (Bab II)
2TS09675.pdf

File Pdf (87kB)
Text (Bab III)
3TS09675.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (52kB)
Text (Bab IV)
4TS09675.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (84kB)
Text (Bab V)
5TS09675.pdf

File Pdf (389kB)

Abstract

Dengan melihat kebutuhan perusahaan jasa konstruksi dalam meningkatkan
mutu produk (barang/jasa) serta kepuasan dari pemilik proyek semakin besar saat ini
maka dibutuhkanlah sistem manajemen mutu yang baik. ISO 9000 merupakan salah
satu dari kumpulan standar sistem manajemen mutu yang diakui dunia Internasional
dan bersifat global serta menetapkan persyaratan-persyaratan dan rekomendasi untuk
penilaian dari suatu sistem manajemen mutu, yang bertujuan untuk menjamin bahwa
perusahaan akan memberikan produk (barang /jasa) yang memenuhi persyaratan yang
ditetapkan.
Perusahaan yang menjadi objek penelitian dalam penyusunan Tugas Akhir ini
adalah Perusahaan Kontraktor yang telah bersertifikasi ISO 9000 yang ada di Pulau Jawa.
Dimana perusahaan kontraktor tersebut bergerak dalam bidang jasa konstruksi yang
kegiatannya adalah mengerjakan proyek konstruksi seperti bangunan gedung, jalan raya
dan jembatan, serta bangunan air.
Penelitian hanya difokuskan kepada pelaksanaan kedelapan prinsip sistem
manajemen mutu yang terdapat dalam ISO 9001:2000, yaitu fokus pelanggan,
kepemimpinan, keterlibatan personel, pendekatan proses, pendekatan sistem terhadap
manajemen, peningkatan berkesinambungan, pendekatan faktual dalam pengambilan
keputusan, dan hubungan dengan pemasok yang saling menguntungkan. Dan proses
pengumpulan data dengan cara penyebaran kuesioner melalui media telekomunikasi
dan e-mail.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sistem
manajemen mutu terpadu ISO 9000 pada perusahaan kontraktor jasa konstruksi yang
ada di pulau Jawa. Dan berdasarkan hasil penelitian serta pembahasan yang diperoleh
penulis yaitu sebagai berikut:
1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen mutu terpadu ISO
9000 yang tertinggi adalah pada prinsip Fokus pelanggan dengan mean 4,642 dan
standar deviasi 0,142. Sedangkan yang terendah adalah pada prinsip pendekatan
faktual dalam pengambilan keputusan dengan mean 4,383 dan standar deviasi
0,140.
2. Berdasarkan analisis frekuensi diketahui bahwa sebagian besar pertanyaan
dijawab dengan sangat setuju (SS) oleh responden yaitu sebanyak 544 jawaban
(56,67%).
Hal ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan Penerapan manajemen mutu terpadu
ISO 9000 di pulau Jawa tergolong sangat baik.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Sistem Manajemen Mutu Terpadu, ISO 9000, Kontraktor, Strandar Deviasi, Mean.
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 26 Jul 2013 11:14
Last Modified: 26 Jul 2013 11:14
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/3382

Actions (login required)

View Item
View Item