ROBERTUS, NATHANAEL FELIX (2025) TAHAP-TAHAP UPAYA REHABILITASI SOSIAL DARI SEKSI REHABILITASI SOSIAL DINSOSNAKERTRANS KOTA YOGYAKARTA UNTUK ANAK YANG MENJADI KORBAN TINDAK PIDANA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA.
201007219(0).pdf
File Pdf (1MB)
201007219(1).pdf
File Pdf (450kB)
201007219(2).pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (540kB)
201007219(3).pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (681kB)
201007219(4).pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (787kB)
Abstract
Masalah sosial merupakan fenomena yang kompleks dan dapat kita temui
dalam kehidupan sehari-hari. Jika tidak ditangani dengan baik, masalah tersebut akan
semakin memburuk dan membuat individu atau kelompok kehilangan fungsi sosialnya.
Kecenderungan masyarakat untuk menghindari individu yang memiliki masalah sosial
hanya akan memperburuk keadaan. Anak yang berhadapan dengan hukum (ABH)
merupakan anak yang belum berusia 18 tahun yang terlibat sebagai pelaku, korban, dan
saksi dalam perkara hukum. Anak korban tindak pidana berisiko mengalami kerugian
besar, sehingga dibutuhkannya campur tangan dari pihak luar seperti Seksi Rehabilitasi
Sosial, Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta untuk membantu rehabilitasi sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja tahap-tahap upaya yang dilakukan
oleh Seksi Rehabilitasi Sosial, Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta untuk anak yang
menjadi korban tindak pidana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling dalam penentuan
informannya. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa upaya yang
dilakukan oleh Seksi Rehabilitasi Sosial, Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta untuk
merehabilitasi anak yang menjadi korban tindak pidana. Tahap-tahap upaya tersebut
adalah membantu mengurusi administrasi agar pekerja sosial (Peksos) dan pendamping
rehabilitasi sosial (Rehsos) mendapat surat tugas sebagai bentuk legitimasi atau
penugasan dalam mengupayakan rehabilitasi. Kemudian tahap upaya pendekatan awal
dan asesmen awal, dilakukan Peksos dan pendamping Rehsos untuk membangun
kenyamanan serta menggali informasi dan kondisi klien. Tahap upaya berikutnya
adalah menyusun rencana intervensi dari hasil asesmen yang telah didapatkan dan akan
didiskusikan dengan kepala seksi agar upaya intervensi dapat tepat sasaran.
Selanjutnya tahap melaksanakan intervensi yang mana Peksos dan pendamping Rehsos
menghubungi pihak berkompeten untuk membantu merehabilitasi klien. Kemudian
terdapat tahap upaya resosialisasi agar klien dapat kembali ke lingkungan keluarga dan
lingkungan masyarakat tanpa ada intimidasi ataupun stigma negatif. Tahap upaya
terakhir yang dilakukan Peksos dan pendamping Rehsos adalah mengurusi berkas klien
yang menyatakan klien telah selesai melakukan rehabilitasi sosial dan telah berfungsi
secara sosial.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | upaya, Seksi Rehabilitasi Sosial, anak, korban tindak pidana |
| Subjects: | Sosiologi > Media |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Sosiologi |
| Date Deposited: | 04 Mar 2025 06:39 |
| Last Modified: | 04 Mar 2025 06:39 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/33625 |
