SANI, SANTI (2013) KAJIAN TERHADAP KESIAPAN PELAKSANAAN E-PROCUREMENT DI PEMERINTAHAN DAERAH BERDASARKAN PERATURAN PRESIDEN NO. 54 TAHUN 2010. S2 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0MTS01737.pdf

File Pdf (1MB)
Text (Bab I)
1MTS01737.pdf

File Pdf (133kB)
Text (Bab II)
2MTS01737.pdf

File Pdf (411kB)
Text (Bab III)
3MTS01737.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (180kB)
Text (Bab IV)
4MTS01737.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (914kB)
Text (Bab V)
5MTS01737.pdf

File Pdf (363kB)

Abstract

Berdasarkan Peraturan Presiden RI No. 54 tahun 2010 tentang Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah, yang mewajibkan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat
Daerah/Instansi untuk melaksanakan pengadaan barang/jasa secara elektronik untuk
sebagian atau seluruh paket-paket pekerjaan pada tahun anggaran 2012, serta
diwajibkan membentuk ULP (Unit Layanan Pengadaan) paling lambat tahun
anggaran 2014. Diperkuat juga dengan Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum No.
13/SE/M/2011 tahun 2011 tentang pelaksanaan e-procurement yang menyatakan
bahwa berdasarkan evaluasi e-procurement untuk tahun 2011 pelaksanaan full
e-procurement perlu dilakukan perluasan wilayah cakupannya, maka berdasarkan
peraturan diatas maka peneliti melakukan kajian terhadap kesiapan pelaksanaan
e-procurement di Pemerintahan Daerah Kabupaten Musi Rawas Propinsi Sumatera
Selatan.
Penelitian ini dilakukan melalui kuesioner yang dibagikan keseluruh
Instansi Pemerintahan Daerah yang melakukan kegiatan lelang di Kabupaten Musi
Rawas sebanyak 18 Instansi. Kuesioner disebar masing-masing instansi sebanyak 2
(dua) eksemplar yang ditujukan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan
panitia lelang. Jumlah kuesioner yang disebar adalah 36 eksemplar. Enam
kuesioner tidak kembali, jadi jumlah kuesioner yang terkumpul sebanyak 30
eksemplar. Pengolahan data dilakukan untuk mendapatkan persentase, nilai ratarata
(mean), dan nilai simpangan baku. Analisis yang digunakan adalah analisis
pemeringkatan nilai rata - rata dan analisis korelasi Pearson.
Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Pemerintahan Daerah
Kabupaten Musi Rawas Propinsi Sumatera Selatan telah menerapkan sistem
e-procurement dalam pelaksanaan lelang namun dari 15 instansi hanya 5 instansi
yang sudah siap dalam pelaksanaan e-procurement. Hal ini dikarenakan kurangnya
pengadaan sarana dan prasarana yang dapat melaksanakan seluruh kegiatan
pelelangan yang ada dengan menggunakan metode e-procurement. Hasil analisis
Korelasi Pearson menunjukkan bahwa adanya hubungan yang kuat antara kesiapan
dengan tingkat kesulitan pelaksanaan e-procurement di Pemerintahan Daerah
Kabupaten Musi Rawas.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: e-procurement, kesiapan, tingkat kesulitan
Subjects: Magister Teknik Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Pasca Sarjana > Magister Teknik Sipil
Date Deposited: 12 Apr 2013 08:49
Last Modified: 03 May 2013 09:48
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/336

Actions (login required)

View Item
View Item