Manullang, Daniel Pratama (2022) PERANCANGAN INFRASTRUKTUR DARI ASPEK STRUKTUR, KEAIRAN, TRANSPORTASI, DAN MANAJEMEN KONSTRUKSI (STUDI KASUS: ESTIMASI PERENCANAAN ANGGARAN BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG OBAT KENYAM). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Daniel Pratama Manullang)
180217214_Bab 0.pdf

File Pdf (851kB)
Text
180217214_Bab 1.pdf

File Pdf (330kB)
Text
180217214_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
180217214_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)

Abstract

Seorang insinyur teknik sipil harus memiliki kemampuan dalam merancang infrastruktur
dengan suatu tahapan perancangan tertentu. Infrastruktur merupakan salah satu penunjang
terselenggaranya suatu proses dalam masyarakat. Melalui pembangunan infrastruktur,
perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan lancar tanpa batasan jarak. Tanpa adanya
pembangunan dan pengembangan infrastruktur pada suatu daerah dapat memperburuk kondisi
masyarakat, baik dari segi perekonomian maupun sosial. Perkembangan infrastruktur Indonesia
pada saat ini mengalami pengembangan yang cukup pesat. Hal ini supaya infrastruktur yang telah
dirancang dan dibangun dapat layak operasi sesuai fungsinya masing – masing sehingga
diperlukan perancangan serta perencanaan pembangunan infrastruktur yang baik dan benar.
Bangunan gedung merupakan infrastruktur bangunan yang memenuhi kebutuhan masyarakat
dalam segi hunian. Perancangan bangunan gedung dilakukan untuk memperhitungkan kemanan
serta kelayakan kekuatan bangunan tersebut sesuai dengan fungsi dan tujuannya. Perancangan
bangunan gedung dilakukan sesuai urutan, mulai dari bagian atas (atap) hingga pondasi dengan
beban – beban yang sesuai. Perancangan bangunan gedung menggunakan perhitungan struktur
dengan data – data beban pendukung seperti tiupan angin, daya dukung tanah, dan berat volume
tanah. Bangunan jalan merupakan infrastruktur bangunan yang memenuhi kebutuhan masyarakat
dalam segi transportasi. Selain sebagai sarana transportasi, bangunan jalan juga berperan dalam
perekonomian dan kehidupan masyarakat. Dalam perancangan jalan raya, tahapan dalam
perancangan adalah sebagai berikut: penentuan stasiun, penentuan kelas medan jalan, penentuan
tipa tikungan yang digunakan, perhitungan komponen-komponen dalam alignment horizontal,
perhitungan komponen-komponen dalam aligment vertikal, perhitungan volume galian dan
timbunan berdasarkan kontur tanah dan elevasi jalan. Bangunan air merupakan bangunan yang
digunakan untuk mengendalikan dan mengelola aliran air. Salah satu bentuk bangunan air adalah
bendung. Fungsi dari bendung adalah untuk meninggikan elevasi sehingga dapat dimanfaatkan
untuk mengairi sawah disekitarnya yang memiliki elevasi yang lebih tinggi daripada muka air
sebelum dibendung. Perancangan bendung dilakukan dengan data – data yang diperoleh melalui
internet. Bendung yang dilakukan redesign merupakan Bendung Mrican yang terletak di Kota
Yogyakarta. Bendung Mrican mendapat aliran air dari DAS Sungai Gajah Wong dengan luas
sebesar 57,49 km2 dengan bantuan software ArcGIS. Bendung Mrican direncanakan dapat
mengairi sawah seluas 64 ha. Data yang digunakan dalam perhitungan perancangan bendung
antara lain deebit air, curah hujan, kebutuhan air sawah, serta DAS bendung tersebut. Perencanaan
biaya dan waktu suatu proyek konstruksi merupakan aspek penting dalam berjalannya proyek.
Dari perencanaan biaya dan waktu, proses pembangunan memiliki target kegiatan dan waktu yang
jelas dan estimasi biaya yang terukur. Perencanaan biaya dan waktu meliputi perhitungan volume
pekerjaan struktur, arsitek, dan MEP (Mechanical, Electrical, and Plumbing), perhitungan
analisis harga satuan pekerjaan, perancangan rencana anggaran biaya, penentuan jumlah pekerja
dan hubungan antar pekerjaan, serta penjadwalan pekerjaan.
Hasil perancangan bangunan berupa dimensi struktur, meliputi jenis tulangan, banyaknya
tulangan, serta dimensi struktur yang akan dipergunakan. Pemodelan 3D gedung dilakuakan
menggunakan bantuan software ETABS untuk memperoleh gaya – gaya yang terdapat dalam
bangunan. Hasil perancangan berupa dimensi komponen struktur seperti balok, kolom, pondasi,
tangga, sloof, plat, dan atap. Hasil dari perancangan jalan merupakan volume galian dan
timbunan, kelas medan jalan dan tipe tikungan yang digunakan. Hasil dari perancangan bendung
merupakan dimensi komponen bendung seperti pintu pembilas, saluran pendendap, dan saluran
induk. Terdapat pemeriksaan terhadap stabilitas bendung untuk memeriksa keamanan bendung
terhadap gaya – gaya yang bekerja, antara lain gaya geser, guling, angkat, rembesan dan gempa.
Hasil dari perencanaan biaya dan waktu merupakan volume pekerjaan, anggaran biaya,
penjadwalan pekerjaan dan Kurva S sebagai output. Perencanaan biaya dan waktu bertujuan
sebagai pengawasan dalam pelaksanaan proyek.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Infrastruktur, Perancangan, Perencanaan, Jalan, Gedung, Bendung, Biaya, Waktu
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Hidro
Sipil > Hidro
Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 06 Feb 2025 03:48
Last Modified: 06 Feb 2025 03:48
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/33399

Actions (login required)

View Item
View Item