Marbun, Viesta Ester Riani (2012) AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK Laurencia sp TERHADAP Escherichia coli IFO 3301 DAN Staphylococcus aureus IFO 13276 MENGGUNAKAN VARIASI METODE MASERASI DAN PENGEKSTRAK. S1 thesis, UAJY.
0BL00987.pdf
File Pdf (1MB)
1BL00987.pdf
File Pdf (354kB)
2BL00987.pdf
File Pdf (1MB)
3BL00987.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (843kB)
4BL00987.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
5BL00987.pdf
File Pdf (2MB)
Abstract
Laurencia sp merupakan salah satu rumput laut merah (Rhodophyceae)
yang belum banyak dikenal dan dimanfaatkan di Indonesia. Berdasarkan
penelitian terdahulu, Laurencia sp memiliki aktivitas antibakteri karena
mengandung senyawa terpenoida yang berfungsi sebagai antifungi, antibakteri,
dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode maserasi dan
jenis pengekstrak yang paling presisi untuk mendapatkan ekstrak Laurencia sp
yang dapat menghambat mikrobia uji, membandingkan aktivitas antibakteri
ekstrak Laurencia sp dengan penisilin dan streptomisin, dan mengetahui sifat
antibakteri ekstrak Laurencia sp. Ekstraksi Laurencia sp menggunakan empat
metode maserasi, yaitu maserasi biasa, maserasi digesti, maserasi pengadukan
kontinyu, remaserasi sedangkan variasi pengekstrak yang digunakan yaitu etanol
dan heksan. Mikrobia uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah Escherichia
coli dan Staphylococcus aureus. Uji aktivitas antibakteri ekstrak Laurencia sp
menggunakan metode difusi agar untuk mengukur luas zona hambat. Data yang
diperoleh dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dan
RAL. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, variasi metode maserasi tidak
memengaruhi aktivitas antibakteri ekstrak Laurencia sp terhadap mikrobia uji
walaupun maserasi biasa cenderung menghasilkan ekstrak Laurencia sp yang
lebih presisi menghambat E. coli dan remaserasi untuk S. aureus. Adapun variasi
pengekstrak memengaruhi aktivitas antibakteri ekstrak Laurencia sp terhadap
mikrobia uji. Ekstrak Laurencia sp menggunakan etanol memiliki aktivitas
antibakteri yang lebih presisi dalam menghambat mikrobia uji dibandingkan
heksan, yaitu untuk pengekstrak etanol sebesar 6,33 mm2 terhadap E. coli dan 6,77
mm2 terhadap S. aureus sedangkan pengekstrak heksan sebesar 0,02 mm2
terhadap E. coli dan 0,09 mm2 terhadap S. aureus. Aktivitas antibakteri ekstrak
Laurencia sp dalam menghambat E. coli lebih kuat dibandingkan penisilin dan
setara dengan streptomisin sedangkan dalam menghambat S. aureus lebih lemah
dibandingkan penisilin dan setara dengan streptomisin. Sifat antibakteri ekstrak
Laurencia sp bersifat bakteriostatik terhadap E. coli dan S. aureus.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | Teknobiologi > Tekno Lingkungan |
| Divisions: | Fakultas Teknobiologi > Biologi |
| Date Deposited: | 04 Apr 2013 13:07 |
| Last Modified: | 24 Apr 2013 10:32 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/33 |
