Rominggagas, Elfrida Citra (2024) REVITALISASI KAWASAN PUSAKA NIAGA SUTAN MUHAMMAD KOTA PONTIANAK DENGAN PENDEKATAN PROGRAM “MAIN STREET”. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
200118328_bab 0.pdf
File Pdf (301kB)
200118328_bab 1.pdf
File Pdf (443kB)
200118328_bab 2.pdf
File Pdf (788kB)
200118328_bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (432kB)
200118328_bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (715kB)
200118328_bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (17MB)
Abstract
Kawasan Pusaka Niaga Sutan Muhammad merupakan salah satu kawasan
perdagangan dan jasa tertua di Kota Pontianak yang berada di sisi barat Sungai Kapuas, sungai
terpanjang di Indonesia. Koneksivitas Kawasan Pusaka Niaga Sutan Muhammad dengan Sungai
Kapuas sebagai jalur transportasi air Kota Pontianak membentuk aktivitas dan lokus masyarakat
terutama dalam pendistribusian barang di Dermaga SengHie yang menjadikan Kota Pontianak
sebagai pusat niaga terbesar di Provinsi Kalimantan Barat. Perkembangan kawasan tersebut
sebagai kawasan perdagangan dan jasa berjalan seiring dengan karakter heterogenitas etnik
masyarakat yang dapat ditandai dengan keberadaan gereja katolik, vihara dan yayasan marga
Tionghoa. Selain itu, terbentuk pula karakter fasad bangunan dengan dua fungsi yaitu berdagang
dan kegiatan rumah tangga. Daya tarik koridor Kawasan Pusaka Niaga Sutan Muhammad kini
berkembang dalam aspek pariwisata karena adanya pembangunan waterfront sebagai ruang
terbuka sebagai citra kota tepian air bagi Kota Pontianak. Peruntukan lahan kawasan niaga Sutan
Muhammad di Kota Pontianak sebagai kawasan perdagangan dan jasa skala kota ditetapkan
dalam Peraturan Daerah Kota Pontianak No. 2 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang dan
Wilayah Kota Pontianak Tahun 2013-2033. Perputaran ekonomi kawasan perdagangan dan jasa
ini tergolong cukup padat dengan pelaku ekonomi menengah ke bawah. Namun, seiring
berjalannya waktu, pertumbuhan penduduk secara alami dan urbanisasi di Kota Pontianak yang
meningkatkan kebutuhan lahan untuk bermungkim memunculkan penyebaran titik- titik perkotaan
baru. Titik- titik perkotaan tersebut menyediakan sarana perekonomian alternatif selain Pasar
Tengah di kawasan Sutan Muhammad, pasar pertama di Kota Pontianak. Kemunculan pasar
pasar ini menurunkan vitalitas ekonomi Pasar Tengah di kawasan Sutan Muhammad sebagai
kawasan perdagangan dan jasa tingkat kota.
Perancangan ini bertujuan untuk mengetahui konsep revitalisasi Kawasan Pusaka Niaga
Sutan Muhammad sebagai kawasan perdagangan dan jasa yang berkelanjutan selaku sebuah
warisan budaya. Perancangan ini menggunakan pendekatan program main street karena latar
belakang Jalan Sultan Muhammad sebagai tempat bersejarah perkembangan Kota Pontianak.
Oleh karena itu, metode yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan
data observasi dan wawancara deskriptif serta pengolahan matriks elemen dan prinsip data
dalam penarikan kesimpulan untuk penyelesaian masalah perancangan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kawasan pusaka niaga, Main Street, revitalisasi |
| Subjects: | Arsitektur > Teknologi Arsitektural Penelitian Dosen > Arsitektur > Teknologi Arsitektural |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 19 Nov 2024 03:20 |
| Last Modified: | 19 Nov 2024 03:20 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/32920 |
