Murti, Benedictus Wisnu and Alessia, Alexandra and Leonard, Stenly (2024) PERANCANGAN INFRASTRUKTUR BENDUNG DI SUNGAI OPAK. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Benedictus Wisnu Murti, Alexandra Alessia dan Stenly Leonard)
190217938 200218169 200218218_Bab 0.pdf

File Pdf (563kB)
Text
190217938 200218169 200218218_Bab 1.pdf

File Pdf (69kB)
Text
190217938 200218169 200218218_Bab 2.pdf

File Pdf (1MB)
Text
190217938 200218169 200218218_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
190217938 200218169 200218218_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (467kB)
Text
190217938 200218169 200218218_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (3MB)

Abstract

Sektor pertanian memerlukan dukungan ketersediaan air irigasi agar hasil pertanian
dapat berlanjut. Salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan air ini adalah dengan
menaikkan permukaan air pada sungai terdekat yang memiliki kapasitas air yang
mencukupi. Mekanisme untuk mencapai hal ini melibatkan pembangunan bangunan air
yang dapat menahan debit air sungai, yang umumnya disebut sebagai bangunan
bendung. Bendung merupakan struktur air yang dibangun melintang sungai atau sudetan
sungai untuk meninggikan muka air, memungkinkan air sungai disadap dan dialirkan
secara gravitasi ke daerah yang membutuhkan. Contoh konkret adalah Pembangunan
Bendung di Sungai Opak, dengan fungsi sebagai bendung tetap untuk memenuhi
kebutuhan air irigasi di Kabupaten Sleman dan Bantul.
Bendung di Sungai Opak ini dirancang dengan menggunakan data curah hujan dan
data hidrologi kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Opak. Bangunan ini memiliki
desain dengan mercu bulat, dilengkapi dengan intake kiri untuk memenuhi kebutuhan
air irigasi di wilayah tersebut. Wilayah irigasi mencakup 222 ha untuk Kabupaten
Bantul dengan debit air 480,88 m3/detik.
Bendung di Sungai Opak telah melewati evaluasi dari aspek geoteknik dan
stabilitas, memastikan keamanan bangunan terhadap potensi rembesan (piping), gaya
angkat (uplift), daya dukung, dan geser. Konstruksi sisi sungai dan saluran pengendap melibatkan dinding penahan tanah, pilar bendung, saluran pengendap atau kantong lumpur, dan saluran induk primer.
Proyek pembangunan Bendung Asapurna Dasmawa diestimasi membutuhkan biaya sekitar Rp 26.148.491.778,34, dengan durasi pembangunan selama bla hari kerja dan jam kerja 8 jam sehari. Pembangunan dijadwalkan berlangsung mulai bla bla, dengan mempertimbangkan kondisi kerja, libur, dan cuti bersama di Indonesia, terutama libur Hari Raya Idul Fitri. Lingkup pekerjaan konstruksi mencakup pekerjaan persiapan, dinding pengelak sementara, dinding penahan tanah sungai, lantai hulu, bangunan bendung utama, kolam olak dan rip-rap, saluran pengendap, saluran induk primer (100 meter pertama), serta sistem manajemen keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja (SMK3).

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: perencanaan hidrolik bendung, stabilitas bendung, biaya dan konstruksi bendung.
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Hidro
Sipil > Hidro
Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 14 Nov 2024 02:00
Last Modified: 21 Nov 2024 01:45
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/32851

Actions (login required)

View Item
View Item