Susanto, Lisa Kurniawati (2024) PENERAPAN APLIKASI KASIR DALAM PENYELESAIAN STOCKOUT DI TOKO DAYA AGUNG. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
200610570_Bab 0.pdf
File Pdf (411kB)
200610570_Bab 1.pdf
File Pdf (731kB)
200610570_Bab 2.pdf
File Pdf (754kB)
200610570_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (784kB)
200610570_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (404kB)
200610570_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (922kB)
200610570_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
200610570_Bab 7.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Bisnis ritel adalah aktivitas bisnis untuk melakukan penjualan barang atau jasa
kepada konsumen tingkat akhir. Barang atau jasa yang dijual dapat berbentuk
eceran maupun grosir sesuai dengan kebutuhan konsumennya. Dalam
pengadaan barang pada suatu bisnis, tentunya memerlukan pertimbangan jumlah
barang yang dipesan dengan jumlah permintaan konsumen. Hal ini dikarenakan
jumlah permintaan konsumen dapat memengaruhi perputaran penjualan suatu
barang yang dapat membuat barang mengalami stockout. Kondisi dari stockout
merupakan kondisi dimana pelaku bisnis tidak dapat memenuhi permintaan
konsumennya dikarenakan barang yang dipesan tidak memiliki persediaan.
Masalah stockout pada Toko Daya Agung saat observasi, stockout dapat terjadi 2-
3 kali dalam satu minggu. Oleh karena itu, dalam sebulan stockout dapat terjadi
lebih dari 5 kali dengan persentase lebih dari 20%. Masalah stockout pada Toko
Daya Agung dilakukan dengan pengelompokkan barang dengan menggunakan
analisis FSN (Fast moving, Slow moving, and Non-Moving), forecasting, dan
reoder point dengan menggunakan data persediaan dan penjualan yang
dikumpulkan selama 26 hari. Analisis FSN dapat mengelompokkan barang
berdasarkan perputaran barang (Turn Over Ratio) selama satu bulan penelitian.
Kategori FSN dipengaruhi oleh nilai TOR yang dihasilkan. Barang akan masuk
pada kategori fast-moving ketika memiliki TOR lebih dari 3, kategori slow-moving
ketika memiliki TOR 1-3, dan kategori non-moving ketika memiliki TOR kurang
dari 1. Setelah menentukan kategori FSN, maka dilanjutkan dengan menggunakan
forecasting dengan metode exponential smoothing untuk meramalkan persediaan
maupun penjualan untuk periode selanjutnya. Dalam peramalan tersebut
membutuhkan reorder point (ROP) agar barang tersebut tidak mengalami stockout
yang dikarenakan kesalahan dalam hasil peramalan. Oleh karena itu, terdapat
persentase ROP pada setiap kategori FSN.
Hasil penelitian menggunakan analisis FSN, forecasting, dan reorder point (ROP)
dapat menyelesaikan masalah stockout pada Toko Daya Agung. Berdasarkan
penelitian yang telah dilakukan, terdapat jumlah barang yang masuk dalam
kategori F sebanyak 27%, kategori S sebanyak 44%, dan kategori N sebanyak
29%. Setiap kategori tersebut memiliki persentase ROP yaitu pada kategori F
sebesar 40%, kategori S sebesar 20%, dan Kategori N sebesar 10%. Penerapan
penggunaan reorder point pada aplikasi ditunjukkan adanya peringatan ketika
barang tersebut berada pada batas reorder point stok minimal.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | stockout, toko kelontong, analisis FSN, forecasting, reorder point |
| Subjects: | Teknik Industri > Sistem Kerja |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri |
| Date Deposited: | 07 Nov 2024 08:14 |
| Last Modified: | 07 Nov 2024 08:14 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/32809 |
