MAHARGYANINGTYAS, YUDIT (2010) POLEMIK PENGUSULAN HAK ANGKET KASUS BANK CENTURY DALAM SURAT KABAR HARIAN UMUM JURNAL NASIONAL (Analisis Framing Pemberitaan Polemik Pengusulan Hak Angket Kasus Bank Century dalam SKH Umum Jurnal Nasional edisi 13 November – 1 Desember 2009 ). S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0KOM02729.pdf

File Pdf (1MB)
Text (Bab I)
1KOM02729.pdf

File Pdf (288kB)
Text (Bab II)
2KOM02729.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (226kB)
Text (Bab III)
3KOM02729.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (462kB)
Text (Bab IV)
4KOM02729.pdf

File Pdf (13MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai pemberitaan peristiwa pengusulan hak
angket kasus Bank Century di SKH Jurnal Nasional. Berangkat dari pemikiran Pierre
Bourdieu, yang menjelaskan bahwa media massa memiliki invisible self-censorship,
penelitian ini ingin melihat bagaimana suatu peristiwa diberitakan oleh sebuah media.
Sehingga rumusan masalah yang ingin dibahas dari penelitian ini adalah bagamana
SKH Jurnal Nasional membingkai pemberitaan polemik usulan hak angket Bank
Century terkait dengan kasus Bank Century.
Dengan berlandaskan pada paradigma konstruktivis, penelitian ini
berpandangan bahwa teks berita merupakan sebuah hal yang dikonstruksi dan
dibentuk. Sehingga teks berita dipahami sebagai sesuatu yang subyektif, bergantung
pada pengemasannya. Framing merupakan salah satu strategi dari pengemasan teks
berita, strategi framing dari SKH Jurnal Nasional inilah yang akan menjadi inti
pembahasan dari penelitian ini.
Penelitian ini menggunakan metode analisis isi pada level teks yang akan
dianalisis berlandaskan pada model framing milik Pan dan Kosicki sedangkan untuk
level konteks menggunakan metode deep interview yang kemudian akan dianalisis
menggunakan teori framing process milik Dietram A. Sceufele. Data yang diperoleh
dari kedua level tersebut kemudian akan digabungkan dengan metode triangulasi
data.
Dalam pembahasan ditemukan bahwa SKH Jurnal Nasional merupakan surat
kabar yang membela kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Susilo
Bambang Yudhoyono (SBY). Kebijakan Bank Century merupakan kebijakan
pemerintahan SBY sehingga SKH Jurnal Nasional dalam pemberitaannya juga
melakukan pembelaan terhadap kebijakan ini. Demikian juga halnya dengan polemik
hak angket, dalam pandangannya hak angket merupakan alat politik untuk
menjatuhkan pemerintahan SBY.
Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan adalah SKH Jurnal Nasional
memandang kebijakan bailout Bank Century merupakan kebijakan yang tepat demi
menyelamatkan perekonomian nasional dari krisis dunia, dan mengenai peristiwa
pengusulan hak angket pandangan Jurnal Nasional adalah peristiwa ini memiliki
motif politik yang berdampak terhadap jalannya pemerintahan SBY. SKH Jurnal
Nasional melakukan pembelaan terhadap kebijakan pemerintahan SBY berdasarkan
latar belakang pendirian media tersebut yang memang bertujuan untuk membela
kebijakan pemerintah khususnya Susilo Bambang Yudhoyono.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Komunikasi > Jurnalisme
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Date Deposited: 19 Jul 2013 08:10
Last Modified: 19 Jul 2013 08:10
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/3240

Actions (login required)

View Item
View Item