Febriane, Agatha Gelasia Adhisti (2024) EVALUASI BIAYA OPERASIONAL JASA WISATA PADA PUNCAK SAKA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Agatha Gelasia Adhisti Febriane)
200425308_Bab 0.pdf

File Pdf (595kB)
Text
200425308_Bab 1.pdf

File Pdf (321kB)
Text
200425308_Bab 2.pdf

File Pdf (262kB)
Text
200425308_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (261kB)
Text
200425308_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (332kB)
Text
200425308_Bab 5.pdf

File Pdf (533kB)

Abstract

Puncak Saka merupakan salah satu UMKM yang merasakan persaingan
kompetitor di Kulon Progo dengan kompetitor yang mempunyai harga kompetitif dan
menyediakan inovasi jasa wisata yang lebih menarik pengunjung. Selama 3 tahun
berdiri, Manajemen Puncak Saka belum pernah melakukan perhitungan terkait biaya
operasional. Manajemen Puncak Saka menggunakan biaya operasional sebagai dasar
penentuan harga tiket masuk jasa wisata akan tetapi di sinyalir penentuan yang
ditetapkan manajemen Puncak Saka hanya berdasarkan pertimbangan manajemen serta
kebijakan manajemen dengan melihat harga kompetitor. Berdasarkan wawancara
dengan manajemen, didapatkan bahwa terkadang pendapatan bulanan belum menutup
biaya operasional yang dikeluarkan tiap bulan. Penelitian ini bertujuan dalam
mendapati biaya operasional tiap jasa wisata menggunakan perhitungan akuntansi
biaya serta apakah harga tiket masuk sudah menutup biaya operasionalnya sehingga
dapat membantu dalam pengambilan keputusan terkait biaya operasional tiap jasa
wisata.
Penelitian ini mengumpulkan data menggunakan metode wawancara, observasi
dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan langkah-langkah
sebagai berikut: (1) mengidentifikasi jasa wisata dan seluruh biaya operasional jasa
wisata, (2) melakukan pemisahan biaya pada tiap jasa wisata yaitu biaya langsung dan
tidak langsung, (3) mengalokasi biaya tidak langsung kepada tiap jasa wisata, (4)
menggunakan metode full costing untuk menghitung biaya operasional tiap jasa wisata,
(5) melakukan perbandingan perhitungan biaya operasional dengan harga tiket masuk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional tiap jasa wisata menurut
akuntansi biaya yaitu Rp 5.051/ pengunjung untuk kolam renang, Rp 114.705/perjalanan untuk jasa wisata jeep, Rp 78.195/perjalanan untuk jasa wisata
ATV, Rp 17.367/pengunjung untuk jasa wisata outbound dan Rp 222.854/perjalanan
untuk jasa wisata shuttle bus. Lalu d jasa wisata kolam renang, jeep, outbound dan
shuttle bus dapat menutup biaya operasional sedangkan jasa wisata ATV belum menutup biaya operasionalnya.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Pengambilan Keputusan, Biaya Operasional, Jasa Wisata
Subjects: Akuntansi > Akuntansi Keuangan
Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi
Date Deposited: 11 Sep 2024 09:43
Last Modified: 11 Sep 2024 09:43
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/32370

Actions (login required)

View Item
View Item