Felix, Yoan (2024) FITOREMEDIASI LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT DENGAN KOMBINASI TANAMAN EKOR KUCING (Typha latifolia), PURUN TIKUS (Eleocharis dulcis) DAN KANGKUNG AIR (Ipomoea aquatica). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Yoan Felix)
180801978_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
180801978_Bab 1.pdf

File Pdf (307kB)
Text
180801978_Bab 2.pdf

File Pdf (1MB)
Text
180801978_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (378kB)
Text
180801978_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (371kB)
Text
180801978_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (4MB)

Abstract

Limbah cair pabrik kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent) merupakan limbah
utama dari industri kelapa sawit dengan potensi pencemaran lingkungan yang
paling besar. Hal tersebut dapat menurunkan kesuburan suatu perairan, serta
menimbulkan bencana lingkungan, maka perlu dilakukan adanya pengolahan
limbah yaitu menggunakan metode fitoremediasi. Tanaman ekor kucing (Typha
latifolia), purun tikus (Eleocharis dulcis) dan kangkung air (Ipomoea aquatica)
merupakan jenis tanaman yang digunakan untuk proses pengolahan limbah cair
pabrik kelapa sawit Perussahaan X. Tanaman yang digunakan ini dapat digunakan
sebagai bahan pengolahan limbah karena memiliki kemampuan dalam menyerap
serta mendegradasi limbah yang terkontaminasi. Peneliitian ini dilakukan di
Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangkaraya. Tujuan unutuk
mengetahui tanaman yang paling efektif dan kombinasi tanaman dalam
menurunkan bahan pencemar. Penelitian dilakukan rancangan acak lengkap (RAL)
dengan 8 perlakuan selama 14 hari dan 3 kali pengulangan, perlakuan berat tanaman
digunakan 150 gram dan 300 gram. Hasil fitoremediasi diperoleh pada tanaman
kangkung air (Ipomoea aquatica) dalam menurunkan bahan pencemar yaitu dengan
nilai rata-rata pH 6,43, TSS 461,5, COD 695,16, BOD 349,83 dan Fe 25,5.
Tanaman ekor kucing (Typha latifolia) menurunkan bahan pencemar yaitu dengan
nilai rata-rata pH 5,66, COD 750,3, TSS 411,16, BOD 265,5 dan Fe 32. Tanaman
purun tikus (Eleocharis dulcis) menurunkan bahan pencemar yaitu dengan nilai
rata-rata pH 6,31, COD 839,8, TSS 473,16, BOD 344,83 dan Fe 21,5. Hasil
kombinasi remediasi yang paling efektif yaitu pada perlakuan berat tanaman 300
gram dengan hasil yang diperoleh nilai Fe sebesar 7,3.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Fitoremediasi, Limbah pabrik kelapa sawit, Typha latifolia, Eleocharis dulcis, Ipomoea aquatica
Subjects: Teknobiologi > Tekno Lingkungan
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Date Deposited: 28 Aug 2024 11:19
Last Modified: 28 Aug 2024 11:29
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/32298

Actions (login required)

View Item
View Item