Bintarto, Neissya Ananda (2022) PERANCANGAN INFRASTRUKTUR DARI ASPEK STRUKTUR, KEAIRAN, TRANSPORTASI, DAN MANAJEMEN KONSTRUKSI (Studi Kasus : Estimasi Anggaran Biaya dan Schedulling Proyek Pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa Sawang di Kota Banda Aceh). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Neissya Ananda Bintarto)
180217139_Bab 0.pdf

File Pdf (551kB)
Text
180217139_Bab 1.pdf

File Pdf (269kB)
Text
180217139_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
180217139_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini sedang gencar dilaksanakan di berbagai
wilayah. Infrastruktur merupakan roda penggerak bagi pertumbuhan ekonomi dan
memiliki pengaruh penting dalam peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan
masyarakat. Tersedianya infrastruktur yang memadai, mampu mendorong produktivitas,
mobilitas serta akses pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Dengan demikian,
pembangunan infrastruktur yang secara merata dapat menciptakan konektivitas yang kuat
antarwilayah dan meminimalisir kesenjangan ekonomi. Tugas akhir ini disusun agar
penulis dapat memenuhi tujuan dari latar belakang yakni mampu mengaplikasikan ilmu
pengetahuan dan ketrampilan penulis dalam merancang setiap infrastruktur yang berkaitan
dengan dunia Teknik Sipil.
Gedung yang dirancang dalam praktik perancangan gedung ini adalah gedung kantor yang
memiliki 3 lantai di kota Yogyakarta. Tahapan perancangan dimulai dari perancangan atap,
tangga, pelat, balok, kolom, dan pondasi. Pemodelan bangunan gedung secara 3 dimensi
dibantu oleh software Sanspro, SAP2000, dan Ikolat. Penggunaan software untuk
mendapatkan gaya – gaya yang dihasilkan dari beban struktur yang telah dihitung dan
dimasukkan ke dalam software. Perhitungan yang dilakukan memiliki fokus pada
keamanan dari struktur bangunan dengan menggunakan angka aman untuk setiap
perhitungan komponen struktur yang dirancang, sehingga menghasilkan kebutuhan profil
– profil material yang akan dipakai dalam struktur gedung ini. Praktik perancangan jalan
yang dilakukan berfokus pada survei volume lalu lintas, survei waktu tempuh, survei
kerusakan jalan, survei kelengkapan jalan. Lokasi survei berada di Jalan Pramuka, kota
Yogyakarta. Dalam survei, diperlukan pembatasan area untuk memfokuskan ruang lingkup
permasalahan. Pembatasan area survei meliputi kelengkapan fasilitas jalan, kondisi
lingkungan, dan kerusakan yang ditinjau sepanjang 100 m serta volume kendaraan dengan
pembatasan sepanjang 27 m. Dari hasil survei dan analisis yang telah dilakukan, diperoleh
volume kendaraan pada jam puncak, kecepatan kendaraan yg melintas, hubungan volume
kendaraan dan kecepatan kendaraan, kerusakan jalan, dan kelengkapan fasilitas jalan. Pada
perancangan bendung, dilakukan desain ulang terhadap Bendung Mrican. Tahapan
perancangan dimulai dari pengumpulan data hujan dari setiap stasiun hujan yang dianalisis
untuk menghitung curah hujan dan debit, perhitungan luas daerah aliran sungai,
perhitungan setiap komponen struktur bendung. Dalam merancang ulang bendung,
stabilitas bendung diperhitungkan agar aman dari faktor guling (overturning), angkat
(uplift), geser (sliding), gempa. Perencanaan biaya dan waktu terhadap proyek
pembangunan gedung Asrama Sawang Aceh meliputi perhitungan volume pekerjaan
struktur, pekerjaan arsitektur, pekerjaan MEP (Mechanical, Electrical, and Plumbing),
analisis harga satuan, RAB (Rencana Anggaran Biaya), hingga penjadwalan proyek berupa
kurva S. Tujuan dari rancangan anggaran biaya dan jadwal proyek yang telah disusun
berguna untuk mengantisipasi pembengkakan biaya dan efektifitas waktu pelaksanaan
proyek, sehingga pengawasan pada proyek mampu berjalan dengan baik.
Hasil (output) dari perancangan gedung adalah berupa ukuran dimensi dari setiap elemen
struktur, kebutuhan tulangan, profil baja yang digunakan untuk gording, dan keamanan
struktur bangunan. Kesimpulan yang diperoleh dari perancangan jalan berupa volume
kendaraan pada jam puncak, kecepatan kendaraan yang melintas, fasilitas kelengkapan di
Jalan Pramuka, dan jenis kerusakan jalan yang terdapat di Jalan Pramuka. Dari perancangan
bendung yang telah dilakukan, diperoleh dimensi dari setiap komponen bendung seperti
pintu pembilas, kolam olak, saluran pengambilan, saluran pengendap, saluran induk serta

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Infrastruktur, Perancangan, Jalan, Gedung, Bendung, Biaya, Waktu
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Hidro
Sipil > Hidro
Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 02 Aug 2024 09:20
Last Modified: 02 Aug 2024 09:20
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/32045

Actions (login required)

View Item
View Item