Laku, Patrik Rinaldy (2024) HOTEL RESORT DI KECAMATAN GETASAN YANG REKREATIF DAN ADAPTIF MELALUI PENDEKATAN WELLNESS TOURISM. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
170116963_Bab 0.pdf
File Pdf (2MB)
170116963_Bab 1.pdf
File Pdf (1MB)
170116963_Bab 2.pdf
File Pdf (635kB)
170116963_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
170116963_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (474kB)
170116963_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
Abstract
Berhubung dengan kondisi pandemik covid-19 yang terjadi beberapa tahun
belakangan, hal ini tentu baik secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap
kondisi mental bagi sebagian orang. Bagi sebagian orang setelah menghadapi dan menjalani
aktivitas yang berbelit terkait pekerjaan dan kehidupan, tentu berdampak pada kondisi
kesehatan jasmani dan rohani. Maka dari itu dapat diprediksi ketika wisatawan berkunjung
ke suatu tempat, mereka lebih mengutamakan tempat yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan,
tenang, dan tempat yang mampu menjadi sarana pemulihan self-healing guna mengurangi
tingkat stress dan kecemasan setelah menjalani aktivitas yang menguras tenaga dan pikiran.
Wisatawan diprediksi akan mencari tempat wisata yang jauh dari kerumunan, di area
terpencil yang tenang, serta mampu memberikan fasilitas wellness dan mindfulness untuk
meredakan tingkat stress dan kecemasan masyarakat akibat pandemi Covid-19 (Salahuddin
Uno & Tanoesoedibjo, 2020).
Pada tahun 2018 Global Wellness Tourism Economy melaporkan bahwa Indonesia
menduduki peringkat ke-17 dari 20 negara yang masuk dalam daftar top twenty wellness
tourism destination markets 2017 (Global Wellness Institute, 2018). Agar dapat bersaing
dengan negara lain seperti China, Jepang, Thailand, bahkan Korea Selatan, wellness tourism
Indonesia harus memiliki daya tarik yang khas untuk ditonjolkan, yaitu dengan
mencampurkan unsur etnik asli Indonesia. Wisdom, Luxurious and Modernity merupakan
nilai-nilai yang diangkat oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk menjadi
dasar dalam menciptakan destinasi wellness tourism di Indonesia (Hartono et al., 2019).
Terdapat tiga skenario perjalanan wisata kebugaran Indonesia yaitu Jakarta, Bali, dan
Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang). Skenario Joglosemar mengangkat konsep wisata, yang
dirancang untuk wisatawan yang memiliki ketertarikan terhadap nilai-nilai kebudayaan dan
ingin mendapatkan kebugaran dengan unsur tradisional.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | Arsitektur > Lingkungan Kawasan Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 26 Jun 2024 08:32 |
| Last Modified: | 26 Jun 2024 08:32 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/31905 |
