Palembangan, Rikard Repildo (2021) PERANCANGAN INFRASTRUKTUR ASPEK STRUKTUR, KEAIRAN, TRANSPORTASI, DAN MANAJEMEN KONSTRUKSI (STUDI KASUS: MANAJEMEN BIAYA DAN WAKTU GEDUNG RECEPSIONIST WANASEKAR RESORT). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Rikard Repildo Palembangan)
170216897_Bab 0.pdf

File Pdf (458kB)
Text
170216897_Bab 1.pdf

File Pdf (368kB)
Text
170216897_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (901kB)
Text
170216897_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)

Abstract

Perancangan pada tugas akhir ini meliputi 4 macam perancangan yaitu
perancangan bangunan gedung, perancangan jalan, perancangan biaya dan waktu,
dan perancangan bangunan air. Pembangunan bangunan gedung diselenggarakan
melalui tahapan perencanaan teknis, dan pelaksanaan beserta pengawasannya.
Pembangunan bangunan gedung wajib dilaksanakan secara tertib administratif dan
teknis untuk menjamin kendala bangunan gedung tanpa menimbulkan dampak
penting terhadap lingkungan. Untuk perancangan bangunan gedung pada tugas
akhir ini adalah gedung yang berfungsi sebagai perkantoran yang berada di
Bengkulu, dirancang dengan jumlah 4 lantai dan dengan system rangka pemikul
momen khusus, dan untuk perancangan jalan seperti yang kita ketahui Prasarana
jalan merupakan akses terpenting dalam suatu Negara karena jalan raya salah satu
akses untuk mengatur lalu lintas perekonomian suatu daerah, karena pembangunan
prasarana jalan berfungsi menunjang kelancaran arus barang, jasa dan penumpang
sehingga dapat memperlancar pemerataan hasil pembangunan dalam suatu Negara.
Untuk perancangan pengendalian biaya dan waktu merupakan ruang lingkup dari
manajemen proyek konstruksi secara keseluruhan. Selain dari segi kualitas, prestasi
dalam suatu proyek dapat dinilai juga dari segi biaya dan waktu. Adanya
penyimpangan biaya serta waktu yang signifikan merupakan gejala dari
pengelolaan proyek yang kurang baik. Dalam pelaksanaan suatu proyek bisa saja
mengalami keterlambatan, percepatan, ataupun tepat waktu sesuai jadwal rencana
proyek, hal-hal seperti inilah yang bisa saja terjadi dalam suatu proyek sehingga
dibutuhkan manajemen biaya dan waktu yang baik. Untuk perancangan bangunan
air seperti yang kita ketahui Indonesia merupakan negara tropis dengan 2 musim
setiap tahunnya, musim hujan dan musim kemarau. Salah satu permasalahan yang
sering dihadapi oleh Negara tropis adalah masalah yang berkaitan dengan kualitas
dan kuantitas air yang sangat fluktuatif pada musim penghujan dan musim kemarau.
Untuk mengatur kuantitas ketersediaan air agar tidak terjadi kekeringan pada
musim kemarau, maupun banjir pada musim penghujan, diperlukan manajemen
dalam pengelolaan sumber daya air.
Tujuan dari tugas akhir perancangan ini adalah untuk mendapatkan
perancangan bangunan gedung 4 lantai sebagai perkantoran, untuk mendapatkan
perancangan jalan yaitu gambar profil memanjang, diagram superelevasi, dan
gambar profil melintang. Untuk perancangan biaya dan waktu guna mendapatkan
hasil biaya dan waktu yang efisien dari gedung Receptionist Wanasekar Resort.
Untuk perancangan ulang bangunan air bendung kamijoro guna mendapatkan luas
DAS sungai Progo. Pada perancangan bangunan gedung 4 lantai direncanakan
dengan menggunakan bantuan Software ETABS, diawali dengan pemodelan
struktur antara lain perhitungan dimensi yang mencakup balok premier dan
sekunder, pelat, kolom, dan tangga. lalu perhitungan penulangan balok, kolom,
pelat, tangga, dan perhitungan pondasi. Untuk perancangan jalan urutan
perencannan dalam perancangan jalan ini adalah menganalisis peta kontur dan
menentukan trase jalan ideal yang sesuai dengan ketentuan yang ada. Perancangan
dilanjutkan dengan menghitung kelandaian melintang dari trase jalan yang sudah
direncanakan, lalu dilakukan perhitungan alinemen horizontal dan alinemen
vertical untuk setiap tikungan. Lalu untuk perancangan biaya dan waktu gedung
Receptionist Wanasekar Resort pertama menentukan gambar kerja dan menghitung volume setiap komponen, menentukan harga material dan upah pekerja untuk
mendapatkan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pada perhitungan biaya terdapat
perhitungan volume pada pondasi, PAD, kolom, balok, dinding, plafon, tangga, dan
Bekisting lalu ada juga perhitungan Mechanical Electrical & Plumbing (MEP),
Setelah itu perhitungan Analisis Struktur Harga (AHS), lalu Bill Of Quantity
(BOQ). Untuk perencanaan waktu menggunakan bantuan dari Software Microsoft
Project. Untuk perancangan bangunan air pertama mengumpulkan data stasiun
hujan lalu mencari luas DAS pada masing-masing stasiun, lalu pengolahan statistic,
uji sebaran data, dan perhitungan bendung. Dari 4 perancangan yang telah
dilakukan didapatkan untuk perancangan gedung yaitu bangunan perkantoran
berjumlah 4 lantai yang berlokasi di Bengkulu, untuk perancangan jalan didapatkan
diagram superelevasi, dan trayek jalan, untuk perancangan biaya dan waktu
bangunan gedung Recepsionist Wanasekar Resort berjumlah 2 lantai yang berlokasi
di Yogyakarta, dan untuk perancangan ulang bendung Kamijoro didapatkan luas
DAS sungai Progo 1853.802 km2.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Perancangan bangunan gedung, perancangan jalan, perancangan biaya dan perancangan bangunan air.
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Hidro
Sipil > Hidro
Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 17 Apr 2024 10:43
Last Modified: 17 Apr 2024 10:47
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/31521

Actions (login required)

View Item
View Item