Pravira, Richardus Jodie Rudy (2021) TUGAS AKHIR PERANCANGAN INFRASTRUKTUR II. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
170216834_Bab 0.pdf
File Pdf (418kB)
170216834_Bab 1.pdf
File Pdf (390kB)
170216834_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
170216834_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Abstract
Perancangan kontruksi merupakan suatu kegitaan yang sangat penting
sebelum dilaksanakannya suatu proyek. Perancangan konstruksi harus
direncanakan dengan detail. Pasa Saat melakukan perancangan bangunan perlu
mengamati kriteria perencanaan agar aman dan nyaman . Kriteria perancangan
konstruksi bangunan antara lain yaitu: teknis, ekonomi, fungsional, dan ketentuan
standar. Langkah-langkah perancangan bangunan mencakup: estimasi dimensi,
pembebanan, analisis struktur, desain, analisis kapasitas serta pembuatan gambar.
Estimasi dimensi ini bertujuan untuk menentukan dimensi penampang yang akan
digunakan, dimensi ini berkaitan dengan berat sendiri struktur yang dimasukkan
saat perhitungan beban pada aplikasi. Selain pada bangunan gedung, jalan memiliki
peranan penting dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya memperlancar arus moda
transportasi, distribusi barang dan jasa, sebagai akses penghubung antar daerah
yang satu dengan daerah lain serta dapat meningkatkan perekonomian dan taraf
hidup masyarakat. Perkembangan ekonomi dapat tercapai dengan dukungan
prasarana jalan yang memadai. Dalam merencanakan suatu jalan raya yang menjadi
hal pokok adalah jalan yang direncanakan nantinya dapat memberikan pelayanan
yang paling optimal pada pengguna jalan raya sesuai dengan fungsinya. Dukungan
tersebut dapat diwujudkan melalui usaha-usaha antara lain menetapkan kondisi
jalan dan pembangunan jalan yang memenuhi standar perencanaan. Pelayanan
pada jalan yang baik, sehingga kendaraan yang melewati jalan tersebut dengan
beban dan kecepatan rencana tertentu dapat melaluinya dengan aman dan nyaman.
Pada negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang beriklim tropis,
dengan musim hujan dan musim kemarau. Keadaan ini menimbulkan dampak bagi
sistem perairan dan irigasi di Indonesia. Aliran sungai saat musim hujan
mempunyai debit sangat besar, sering kali menjadi masalah di sepanjang daerah
aliran sungai. Sedangkan disaat musim kemarau menyebabkan aliran sungai
mempunyai debit yang sangat rendah, sehingga menimbulkan daerah-daerah di
sekitarnya menjadi kekurangan air. Maka perlu dilakukan Tindakan dalam
pemecahan masalah, yaitu dibuat sebuah bangunan yang dapat meninggikan muka
air sungai saat musim kemarau dan mengatur debit air sungai saat musim
penghujan. Agar dapat terlaksana pembuatan bendung yang baik, Pada perencanaan
pembangunan hal yang ditinjau mulai dari perencanaan struktur bangunan, Detail
Engineering Design (DED) bangunan, Rencana Anggaran Biaya (RAB), hingga
penjadwalan pelaksanaan proyek. Pada peninjauan pembangunan yang dilakukan,
unsur yang akan dikaji ialah mengenai rencana anggaran biaya dan penjadwalan
proyek yang dilaksanakan pada pembangunan tersebut.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perancangan bangunan gedung, perancangan jalan, perancangan bangunan air, perencanaan biaya dan waktu. |
| Subjects: | Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Manajemen Konstruksi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 16 Apr 2024 11:14 |
| Last Modified: | 16 Apr 2024 11:14 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/31509 |
