Nadia P, Leah Jasmine (2024) STRATEGI TOKO KELONTONG DI JALAN KALIURANG KM.05 MENGHADAPI PERSAINGAN PASAR DENGAN MINIMARKET (INDOMARET DAN ALFAMART). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
191007132_Bab 0.pdf
File Pdf (471kB)
191007132_Bab 1.pdf
File Pdf (482kB)
191007132_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (296kB)
191007132_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (424kB)
191007132_Bab 4.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahuai bagaimana strategi
yang dilakukan oleh pedagang toko kelontong di jalan Kaliurang km. 05
dalam menghadapi persaingan dengan minimarket seperti Indomaret dan
Alfamart. Toko kelontong mengalami penurunan sejak 2017, terdapat 4,5
juta gerai pada tahun 2017 dan berkurang menjadi 3,6 juta gerai pada
tahun 2021. Sementara itu, ritel modern mengalami kebalikan dari tren
tersebut. Jumlah minimarket di Indonesia meningkat dari 31.488 gerai pada
tahun 2017 menjadi 38.323 gerai pada tahun 2021. Data-data di atas
menunjukan bahwa setiap tahunnya jumlah gerai Alfamart dan Indomaret
terus bertambah. Jumlah minimarket yang semakin bertambah
menyebabkan persaingan yang cukup ketat antara toko klontong dan
minimarket (Indomaret dan Alfamart). Karena itulah peneliti ingin
mengetahui strategi yang dilakukan oleh toko kelontong untuk bertahan
dari persaingannya dengan Indoamret dan Alfamart. Penelitian ini
menggunakan konsep strategi persaingan bisnis menurut Swastha (2002).
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan
data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses wawancara
dilakukan secara langsung di toko informan. Terdapat 6 pemilik toko
kelontong di sekitaran jalan Kaliurang KM. 5 yang dipilih secara acak.
Teknik analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah
Persaingan yang dirasakan oleh pedagang toko kelontong karena adanya
indomaret dan alfamart adalah pada aspek produk, harga, layanan, dan
fasilitas. Pada aspek produk persaingan yang dirasakan yaitu kelengkapan
produk, variasi, stok, dan sistem penjualan. Pada aspek harga yaitu
perbedaan harga, kepastian harga (apakah tetap atau cepat naik turun),
promo/diskon dan penulisan harga. Pada aspek layanan yaitu keramahan
pedagang, kecepatan pelayanan, dan sistem pembayaran. Pada aspek
fasilitas yaitu luas bangunan dan tempat parkir. Strategi yang dilakukan
pada aspek produk yaitu mencatat produk yang sesuai dengan kebutuhan
konsumen; menyesuaikan kebutuhan pasar; menjual Produk Eceran. Pada aspek harga yaitu Harga yang lebih murah dibandingkan dengan
Indomaret dan Alfamart; Penawaran Harga yang Menarik. Pada aspek layanan yaitu Membangun hubungan baik dengan konsumen;
Menambahkan fitur pembayaran berupa Qris. Pada aspek fasilitas yaitu pelayanan yang cepat
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Strategi, Persaingan, Toko Kelontong, Minimarket |
| Subjects: | Sosiologi > Business |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Sosiologi |
| Date Deposited: | 15 Mar 2024 09:24 |
| Last Modified: | 15 Mar 2024 09:24 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/31438 |
