Bansoma, Meinahen Budi (2024) ANALISIS KORELATIF TERHADAP FAKTOR PEMICU TERJADINYA LONGSOR MENGGUNAKAN MODEL SARIMA-TCN. S2 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Meinahen Budi Bansoma)
225312021_Bab 0.pdf

File Pdf (104kB)
Text
225312021_Bab 1.pdf

File Pdf (267kB)
Text
225312021_Bab 2.pdf

File Pdf (285kB)
Text
225312021_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (837kB)
Text
225312021_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (399kB)
Text
225312021_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
225312021_Bab 6.pdf

File Pdf (294kB)

Abstract

Longsor merupakan salah satu bentuk Geohazard yang memiliki dampak
signifikan terhadap ekonomi, infrastruktur, dan nyawa manusia. Data yang
diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara
Timur (NTT) menunjukkan peningkatan intensitas kejadian longsor sejak awal
tahun 2021, dengan 30 kejadian, meningkat menjadi 46 kejadian pada tahun 2022,
dan mencapai angka 17 kejadian pada bulan Juni 2023. Kejadian longsor ini
umumnya terkait dengan ketidakstabilan tanah yang dipengaruhi oleh intensitas
curah hujan.
Studi-studi di China telah mengidentifikasi faktor-faktor penyebab longsor,
seperti curah hujan tinggi, lereng yang terjal, tanah yang kurang padat dan tebal,
batuan yang lemah, penyusutan pada permukaan air danau atau bendungan, serta
erosi. Faktor utama yang menjadi pemicu longsor di China adalah perpindahan
tanah yang dipicu oleh curah hujan [1][2][5][6][7]. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk melakukan analisis korelatif terhadap faktor-faktor pemicu
ketidakstabilan tanah yang menyebabkan longsor, dengan menggunakan model
SARIMA dan TCN.
Dataset yang digunakan dalam penelitian mencakup 3637 kejadian longsor
dengan fokus pada empat variabel utama, yang berkontribusi pada ketidakstabilan
tanah. Metode SARIMA digunakan untuk menstabilkan data, diikuti oleh
penerapan model TCN untuk melakukan prediksi kejadian longsor. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penggunaan TCN pada data yang telah distasionerkan
menghasilkan akurasi prediksi yang lebih baik daripada data yang tidak
distasionerkan.
Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan
sistem peringatan dini, yang pada gilirannya dapat mengurangi dampak ekonomi
dan korban jiwa akibat longsor. Penelitian ini memberikan wawasan lebih lanjut
tentang hubungan antara faktor-faktor pemicu dan kejadian longsor, serta
memberikan landasan untuk perbaikan kebijakan penanggulangan bencana di
wilayah yang rentan terhadap longsor.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: Longsor, Analisa Korelatif, SARIMA, TCN, Sistem Peringatan Dini
Subjects: Magister Teknik Informatika > Intelligent Informatic
Divisions: Pasca Sarjana > Magister Teknik Informatika
Date Deposited: 16 Feb 2024 09:18
Last Modified: 16 Feb 2024 09:18
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/31060

Actions (login required)

View Item
View Item