Sembiring, Elia (2024) MUTU PUPUK ORGANIK CAIR DARI BULU AYAM, TULANG IKAN BANDENG, DAN DAUN LAMTORO DITINJAU DARI KANDUNGAN N, P, DAN K. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
190802044_Bab 0.pdf
File Pdf (1MB)
190802044_Bab 1.pdf
File Pdf (238kB)
190802044_Bab 2.pdf
File Pdf (294kB)
190802044_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (409kB)
190802044_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (564kB)
190802044_Bab 5.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Pertumbuhan dan perkembangan tanaman membutuhkan berbagai macam
unsur hara yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro. Bulu ayam, tulang ikan
bandeng, dan daun lamtoro mempunyai kandungan unsur hara makro seperti N, P,
K yang dibutuhkan oleh tanaman. Penelitian ini mencoba menggabungkan ketiga
bahan tersebut untuk selanjutnya diukur kadar N, P, dan K. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui konsentrasi terbaik dan mengetahui kandungan N, P, dan K dari
pupuk organik cair bulu ayam, tulang ikan bandeng, dan daun lamtoro yang
memenuhi SNI pupuk organik cair. Fermentasi pupuk organik cair akan dilakukan
selama 21 hari dan selanjutnya kadar nitrogen, fosfor, dan kalium akan diukur di
laboratorium Chem-mix Pratama Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan analisis data one-way ANOVA DMRT
untuk mengetahui perbedaan pada rata-rata N, P, dan K pada pupuk organik cair.
Penelitian ini menggunakan 6 perlakuan yaitu perlakuan A (100% bulu ayam), B
(100% tulang ikan bandeng), C (100% daun lamtoro), D (50% bulu ayam, 20%
tulang ikan bandeng, dan 30% daun lamtoro), E (30% bulu ayam, 50% tulang ikan
bandeng, dan 20% daun lamtoro), dan F (20% bulu ayam, 30% tulang ikan bandeng,
dan 50% daun lamtoro) dengan 3 kali pengulangan. Hasil kadar nitrogen pada
perlakuan A, B, C, D, E, dan F secara berurutan yaitu 0,1025%, 0,5908%, 0,2175%,
0,3088%, 0,3564%, dan 0,2925%. Kadar fosfor pada perlakuan A, B, C, D, E, dan
F secara berurutan yaitu 0,2215%, 0,3491%, 0,3027%, 0,3615%, 0,5729%, dan
0,5201%. Kadar kalium pada perlakuan A, B, C, D, E, dan F secara berurutan yaitu
0,0586%, 0,2279%, 0,3650%, 0,0902%, 0,1403%, dan 0,2069%. Genus bakteri
yang diduga pada penelitian ini yaitu Microbacterium, Micrococcus, dan
Flavobacterium. Kadar N, P, dan K pada pupuk organik cair yang terbuat dari bulu
ayam, tulang ikan bandeng, dan daun lamtoro belum memenuhi SNI dari pupuk
organik cair.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pupuk, Bulu Ayam, Daun Lamtoro, Tulang Ikan, Organik |
| Subjects: | Teknobiologi > Tekno Lingkungan |
| Divisions: | Fakultas Teknobiologi > Biologi |
| Date Deposited: | 15 Feb 2024 11:05 |
| Last Modified: | 15 Feb 2024 11:05 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/31047 |
