Beyan, Eleonora Vilgia Putri (2023) PEMBENTUKAN TEMPAT PADA KAMPUNG ADAT SUKU TODO DI MANGGARAI DENGAN PENDEKATAN TEORI TEMPAT (PLACE THEORY). S2 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
215418837_Bab 0.pdf
File Pdf (1MB)
215418837_Bab 1.pdf
File Pdf (559kB)
215418837_Bab 2.pdf
File Pdf (540kB)
215418837_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (430kB)
215418837_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
215418837_Bab 5.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Kearifan lokal (genious loci) menjadi bagian dari kebudayaan lokal serta sebagai warisan budaya dari
nenek moyang yang mesti dilestarikan serta dipelihara, khususnya pada generasi sekarang.
Kampung-kampung adat yang mampu bertahan ialah komunitas yang senantiasa memegang adat
istiadatnya. Satu diantara sejumlah kampung adat tersebut ialah Kampung Adat Suku Todo yang
secara administratif bertempat pada Desa Todo, Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai,
Propinsi Nusa Tenggara Timur. Desa Todo berlokasi pada kaki Gunung Anak Ranaka, yang merupakan
pusat pemerintahan Kerajaan Manggarai pada zaman dulu. Manggarai ialah kerajaan terbesar yang
menguasai Pulau Flores sebelum berpindah menuju Kota Ruteng yang kini selaku ibukota Kabupaten
Manggarai. Satu diantara sejumlah bukti kebesaran Raja Todo serta dampaknya kepada Kerajaan
Manggarai ialah eksistensi rumah niang atau mbaru niang, yang pusatnya ialah pada Niang Mbowang
sebagai rumah induk. Topik penelitian ini berkaitan dengan pembentukan tempat pada Kampung Adat Suku Todo
lewat pendekatan teori tempat (place theory). Diskusi perihal paradigma tempat sudah dipaparkan lewat sejumlah
perspektif serta pemahaman. Istilah tempat bermakna sesuatu yang mempunyai nilai lebih dibanding lokasi.
Berdasarkan makna yang terkandung pada fungsi dan bentuk di Kampung Adat Suku Todo, penelitian ini menelaah
aspek-aspek arsitektural yang mempengaruhi terbentuknya tempat (place) di Kampung Adat Suku dan proses ritual
yang terjadi di Kampung Adat Suku Todo mampu mengubah rumah adat (mbaru niang) sebagai wadah aktivitas
ritual yang mampu menghidupkan konsep tempat (place). Tujuan dari penelitian ini ialah mengidentifikasi
komponen tempat yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat Kampung Adat Suku Todo serta
proses terbentuknya tempat (place) untuk mendapat pengetahuan perihal place yang terbentuk tatkala
aktivitas ritual berlangsung. Sesuai dengan paradigma serta isu yang diambil pada studi ini ini, maka studi
ini ialah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian field research.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Genious Loci, Niang Todo, Kampung Adat Suku Todo, Teori Tempat (Place Theory). |
| Subjects: | Magister Teknik Arsitektur > Digital Arsitektur |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Magister Teknik Arsitektur |
| Date Deposited: | 07 Feb 2024 11:40 |
| Last Modified: | 07 Feb 2024 11:40 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/30976 |
