M., ALBERTUS CHANDRA BAYU (2009) PERANCANGAN STRUKTUR GEDUNG G UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS11920.pdf

File Pdf (136kB)
Text (Bab I)
1TS11920.pdf

File Pdf (123kB)
Text (Bab II)
2TS11920.pdf

File Pdf (55kB)
Text (Bab III)
3TS11920.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (290kB)
Text (Bab IV)
4TS11920.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (528kB)
Text (Bab V)
5TS11920.pdf

File Pdf (793kB)

Abstract

Gedung G Universitas Dian Nuswantoro Semarang terdiri dari 2 buah
gedung yaitu gedung 7 lantai dan gedung 4 lantai, yang terintegrasi menjadi satu
kesatuan yang utuh. Sesuai dengan SNI 03-1726-2002, gedung ini terletak di
wilayah gempa 2, pada lapisan tanah lunak. Gedung ini akan digunakan untuk
kantor administrasi kampus, kegiatan perkuliahan, dan aula pertemuan. Gedung
ini direncanakan dengan daktilitas parsial dan menggunakan sistem rangka
pemikul momen menengah. Pada penulisan tugas akhir ini, penulis merancang
rangka atap baja, pelat lantai, tangga, balok, kolom, dan pondasi bored pile. Mutu
beton yang digunakan f’c = 25 Mpa, pipa baja yang digunakan untuk rangka atap
digunakan pipa dengan mutu fy = 290 Mpa, dan mutu baja tulangan yang
digunakan fy = 400 Mpa untuk tulangan dengan diameter lebih dari 12 mm, dan
fy = 240 Mpa untuk tulangan dengan diameter 12 mm dan lebih kecil. Bebanbeban
yang dianalisis meliputi beban mati, beban hidup, beban angin, beban
hujan, dan beban gempa. Struktur rangka atap baja direncanakan dengan bantuan
software SAP Advanced I versi 10.0.7 sedangkan untuk struktur rangka gedung
direncanakan dengan bantuan software ETABS Nonlinear versi 9.0.0.
Hasil perencanaan struktur yang diperoleh pada tugas akhir berupa
dimensi profil pipa baja, dimensi dan penulangan pelat lantai, pelat tangga, balok,
kolom, dan pondasi yang direncanakan berdasarkan momen-momen dan gayagaya
yang bekerja pada struktur tersebut. Rangka atap baja menggunakan profil
pipa baja diameter 114,3 mm dengan tebal 4,5 mm, dan pipa baja dengan diameter
76,3 mm dengan tebal 4 mm. Pelat atap digunakan pelat dengan ketebalan 100
mm sedangkan untuk pelat lantai digunakan pelat dengan ketebalan 120 mm,
dengan tulangan polos diameter 10 mm. Dimensi balok struktur yang digunakan
adalah 300/400 dan 300/450 untuk balok-balok induk, sedangkan untuk balok
anak digunakan balok berdimensi 250/400 dan 300/400 dengan tulangan ulir
diameter 25 mm dan tulangan sengkang menggunakan tulangan polos diameter 10
mm. Dimensi kolom struktur yang digunakan adalah kolom persegi dengan
ukuran 300/300, 400/400, 600/600, 700/700, dan 800/800 dengan tulangan ulir
diameter 25 mm dan tulangan sengkang polos diameter 12 mm. Pondasi
digunakan pondasi bored pile dengan dimensi poer (3x3) m2 dengan tebal 0,7 m,
dan tiang dengan diameter 50 mm.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: rangka atap baja, pelat lantai, tangga, balok, kolom, pondasi bored pile
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 16 Jul 2013 09:26
Last Modified: 16 Jul 2013 09:26
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/3061

Actions (login required)

View Item
View Item