Kusumadewi, Fransiska Shinta Paramita (2023) KELAYAKAN JALUR PENYEBERANGAN ORANG (STUDI KASUS DEPAN PASAR KRANGGAN KOTA YOGYAKARTA). S2 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
215118829_Bab 0.pdf
Download (879kB) | Preview
215118829_Bab 1.pdf
Download (769kB) | Preview
215118829_Bab 2.pdf
Download (250kB) | Preview
215118829_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (498kB)
215118829_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (476kB)
215118829_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
215118829_Bab 6.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Keberadaan penyeberang jalan pada tingkat tertentu akan mengakibatkan konflik
yang tajam dengan arus kendaraan yang pada gilirannya berakibat tundaan lalu lintas dan
tingginya tingkat kecelakaan. Penyediaan prasarana dan sarana bagi pejalan kaki sangat
diperlukan untuk meminimalkan konflik antara penyeberang jalan dan kendaraan,
memperkecil tundaan lalu lintas, serta memberikan keamanan, kenyamanan dan
keselamatan. Peningkatan volume kendaraan bermotor dan pejalan kaki di area depan
Pasar Kranggan telah menimbulkan konflik langsung antara kendaraan bermotor dengan
pejalan kaki yang menyeberang dalam hal kebutuhan menyeberang jalan. Namun sangat
disayangkan, selama ini yang menjadi fokus evaluasi hanya pada peningkatan prasarana
transportasi saja dan prasarana bagi pejalan kaki menjadi sangat minim keamanan dan
kenyamanannya. Oleh karena itu, penting untuk direncanakan fasilitas jalur
penyeberangan pejalan kaki yang akan meminimalisir konflik langsung antara kendaraan
bermotor dengan pejalan kaki yang menyeberang.
Perhitungan kelayakan jalur penyeberangan orang menurut Perencanaan Teknis
Fasilitas Pejalan Kaki dari Kementerian PUPR tahun 2018. Data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer meliputi data volume
kendaraan, volume penyeberang, inventarisasi ruas jalan. Data sekunder meliputi peta
lokasi, data kecelakaan dan survei kinerja lalu lintas. Analisis data meliputi analisis
volume kendaraan, volume penyeberang, pemilihan fasilitas penyeberangan, tingkat
kecelakaan, perkiraan kebutuhan jalur penyeberangan orang, perancangan pembangunan
fasilitas penyeberangan dan durasi lampu pelican crossing.
Pada ruas Jalan Pangeran Diponegoro didapatkan volume kendaraan rata-rata dari
2 (dua) hari kerja dan 2 (dua) hari pada akhir pekan, yang terbagi menjadi 3 (tiga) sesi
pengamatan yaitu Titik 1 (Pilar Tengah): 2226,78 smp/jam, Titik 2 (Pilar Barat): 2155,95
smp/jam dan Titik 3 (Pilar Timur): 2125,53 smp/jam sehingga pada tahun 2023 belum
membutuhkan fasilitas penyeberangan orang berupa jembatan penyeberangan orang.
Berdasarkan nilai i real sesuai data di lapangan pada saat penelitian tahun 2023 yaitu
0,079 maka kebutuhan jembatan penyeberangan orang di ruas Jalan Pangeran Diponegoro
pada tahun 2034 sedangkan berdasarkan nilai i sesuai MKJI = 4,80 diperoleh kebutuhan
akan jembatan penyeberangan orang di ruas Jalan Pangeran Diponegoro pada tahun 2031.
Pada ruas Jalan Pangeran Diponegoro dengan mengacu kepada nilai PV2 tertinggi sebesar
18,35 x 108 dan angka kecelakaan tertinggi sebesar 6,92 maka titik yang
direkomendasikan untuk pembangunan fasilitas penyeberangan orang adalah Titik 1
(Pilar Tengah) dengan kategori kebutuhan fasilitas penyeberangan orang berupa pelican
dengan lapak tunggu.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | jalur penyeberangan orang, keselamatan, pejalan kaki, kinerja lalu lintas, pelican crossing |
| Subjects: | Magister Teknik Sipil > Transportasi |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Magister Teknik Sipil |
| Depositing User: | Editor 3 uajy |
| Date Deposited: | 23 Nov 2023 11:19 |
| Last Modified: | 23 Nov 2023 11:19 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/30581 |
