Mulyadi, Event Alviando (2021) RUMAH LANSIA KHUSUS PASTOR PRAJA KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG DI GEDANGANAK, UNGARAN KABUPATEN SEMARANG, JAWA TENGAH. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

[thumbnail of Event Alviando Mulyadi]
Preview
Text (Event Alviando Mulyadi)
170116887_Bab 0.pdf

Download (473kB) | Preview
[thumbnail of 170116887_Bab 1.pdf]
Preview
Text
170116887_Bab 1.pdf

Download (877kB) | Preview
[thumbnail of 170116887_Bab 2.pdf]
Preview
Text
170116887_Bab 2.pdf

Download (576kB) | Preview
[thumbnail of 170116887_Bab 3.pdf] Text
170116887_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (718kB)
[thumbnail of 170116887_Bab 4.pdf] Text
170116887_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of 170116887_Bab 5.pdf] Text
170116887_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of 170116887_Bab 6.pdf]
Preview
Text
170116887_Bab 6.pdf

Download (787kB) | Preview

Abstract

Keuskupan Agung Semarang terbagi dalam 4 kevikepan dan memiliki 98 paroki, oleh
karena itu Keuskupan Agung Semarang memiliki banyak pastor yang tersebar di berbagai kota.
Pertumbuhan jumlah pastor meningkat setiap tahunnya. Jumlah pastor praja di Keuskupan
Agung Semarang telah mencapai 222 pastor pada tahun 2019. Dengan bertambahnya jumlah
pastor, bertambah juga jumlah pastor lansia. Pastor lansia masih dapat melakukan pelayanan
walaupun terbatas oleh kondisi fisiknya. Kegiatan pastor lansia sehari-hari diisi dengan berdoa,
membaca buku, bahkan menulis buku. Jumlah rumah lansia yang sudah ada mayoritas
ditujukan bagi suster sehingga sebagian besar pastor lansia di Keuskupan Agung Semarang
sementara ini tinggal di Wisma Domus Pacis (8 orang) dan sisanya tinggal di gereja-gereja
maupun rumah lansia untuk umum. Belum ada rumah lansia yang secara khusus ditujukan
untuk pastor praja Keuskupan Agung Semarang.
Oleh karena itu, dibutuhkan rumah lansia untuk memfasilitasi kebutuhan akan hunian
bagi pastor praja Keuskupan Agung Semarang sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup
pada masa tuanya baik secara fisik maupun psikis. Dengan penataan ruang dalam dan ruang luar pada sudut pandang arsitektural, diharapkan dapat menjadi tempat tinggal yang layak bagi
pastor lansia sehingga tidak perlu tinggal di gereja. Kenyamanan dan keamanan pastor lansia
menjadi hal yang harus diperhatikan dalam perancangan rumah lansia. Dalam meningkatkan kualitas hidup secara fisik maupun mental, pendekatan arsitektural yang diterapkan adalah pendekatan healing environment

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Rumah Lansia, Pastor Praja, Kelurahan Gedanganak, Healing Environmen
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor 3 uajy
Date Deposited: 16 Nov 2023 11:28
Last Modified: 16 Nov 2023 11:28
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/30508

Actions (login required)

View Item
View Item