Bhakta, Gede Krishna (2021) PUSAT SENI DAN BUDAYA SUMATERA DI LAMPUNG SELATAN DENGAN PENDEKATAN ECO CULTURAL. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Gede Krishna Bhakta)
170116746_Bab 0.pdf

File Pdf (995kB)
Text
170116746_Bab 1.pdf

File Pdf (411kB)
Text
170116746_Bab 2.pdf

File Pdf (1MB)
Text
170116746_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (623kB)
Text
170116746_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
170116746_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (4MB)
Text
170116746_Bab 6.pdf

File Pdf (1MB)

Abstract

Pulau Sumatera merupakan pulau terbesar kedua di Indonesia yang terdiri dari 10
provinsi, pulau ini menyimpan seni dan budaya yang beragam, seperti adat istiadat, tari-
tarian, musik, kerajinan, arsitektur dan lainnya, namun seiring dengan perkembangan
zaman, seni dan budaya daerah mulai ditinggalkan oleh masyarakatnya. Sesuai dengan
program pemerintah dalam mengembangkan sektor pariwisata, kesenian dan kebudayaan
Sumatera dapat dikembangkan untuk mendukung kepariwisataannya sebagai upaya dalam
melestarikan seni dan budaya daerah. Pelestarian seni dan budaya daerah melalui
pariwisata bertujuan untuk membuat pengunjung yang datang dapat memberikan rasa
pemahaman dan mulai peduli akan seni dan budaya daerah. Lampung Selatan merupakan
kabupaten yang terletak di provinsi Lampung, kabupaten ini menjadi penghubung masuk
ke Sumatera dari pulau Jawa. Lampung Selatan memiliki letak yang strategis sebagai
bagian penting dalam meningkatkan pariwisata. Masyarakat Lampung Selatan memiliki
minat di bidang kesenian dan kebudayaan yang cukup tinggi dengan jumlah wisatawan
yang cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga Lampung Selatan
berpeluang menjadi tempat sebagai wadah untuk memperkenalkan seni dan budaya
Sumatera ke masyarakat yang lebih luas lagi.
Pusat Seni dan Budaya Sumatera sebagai wadah yang memperkenalkan kesenian
dan kebudayaan daerah terdiri dari seni utama yang dinaungi yaitu seni tari tradisional, dan
ditunjang dengan jenis seni dan budaya lainnya yang berfungsi sebagai objek pamer. Pusat
Seni dan Budaya Sumatera menggunakan pendekatan eco cultural yang
mempertimbangkan lokalitas daerah dan aspek lingkungan ke dalam desain, sehingga Pusat
Seni dan Budaya Sumatera dapat hadir sebagai ruang informatif, edukatif, rekreatif untuk
membangkitkan semangat dan minat masyarakat dalam melestarikan kesenian dan
kebudayaan yang ada di Pulau Sumatera.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: pusat seni dan budaya, eco cultural, ruang informatif, edukatif, rekreatif, lanskap, tata ruang dalam, tata ruang luar
Subjects: Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 07 Nov 2023 10:48
Last Modified: 07 Nov 2023 10:48
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/30401

Actions (login required)

View Item
View Item