Kirana, Stephani Nindya (2021) GEREJA KATOLIK SANTO CAROLUS BORROMEUS DENGAN PENDEKATAN INKULTURASI DI TEMON – KABUPATEN KULON PROGO. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Stephani Nindya Kirana)
170116729_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
170116729_Bab 1.pdf

File Pdf (965kB)
Text
170116729_Bab 2.pdf

File Pdf (2MB)
Text
170116729_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (562kB)
Text
170116729_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
170116729_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (5MB)
Text
170116729_Bab 6.pdf

File Pdf (2MB)

Abstract

Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah yang bergantung pada Allah. Manusia sebagai umat
beriman memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi, berdoa, dan memuji Allah Sang Pencipta. Untuk
berkomunikasi dan berdoa kepada Allah, manusia pergi ke rumah ibadah untuk berdoa bersama sesuai
dengan agamanya masing-masing. Agama merupakan jalan yang dianut umat beriman untuk semakin
mengenal Allah melalui sudut pandang yang berbeda-beda. Di Indonesia sendiri terdapat enam agama
yang diakui yaitu Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Gereja
merupakan tempat ibadah bagi umat Katolik dan Kristen Protestan. Gereja mulai bermunculan di
Indonesia dibawa oleh misionaris dan pedagang dari Eropa. Pada awalnya hanya ada satu jenis gereja
yaitu Gereja Katolik, seiring berjalannya waktu Gereja Katolik terpecah menjadi Kristen Katolik dan
Kristen Protestan. Gereja Katolik memiliki hieararkis dan cara beribadah yang sama di seluruh dunia
dan dipimpin oleh seorang Paus di Vatikan. Umat Katolik di Indonesia terus bertambah terutama di
kota-kota besar sehingga muncul banyak paroki. Perkembangan Gereja Katolik juga menjadi perhatian
di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembangunan bandara baru “Yogyakarta
International Airport” memberikan dampak besar bagi Kabupaten Kulon Progo terutama Kecamatan
Temon dimana bandara dibangun. Perumahan dan hotel mulai gencar dibangun sehingga diperkirakan
akan banyak pendatang yang menetap di Kecamatan Temon. Gereja Katolik Santo Carolus Borromeus
Temon yang berjarak lima menit dari bandara dirasa perlu mempersiapkan diri menjadi paroki untuk
menampung umat yang akan bertambah di wilayah tersebut. Perluasan bangunan gereja dan
penambahan bangunan pastoran dibutuhkan Gereja Katolik Santo Carolus Borromeus Temon.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 06 Nov 2023 12:22
Last Modified: 06 Nov 2023 12:22
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/30387

Actions (login required)

View Item
View Item