Novantara, Charles Tria (2021) ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN LALU LINTAS TERHADAP KAWASAN PENDIDIKAN TK-SD KANISIUS KUMENDAMAN. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
160216601_Bab 0.pdf
File Pdf (499kB)
160216601_Bab 1.pdf
File Pdf (824kB)
160216601_Bab 2.pdf
File Pdf (681kB)
160216601_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (739kB)
160216601_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (545kB)
160216601_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (3MB)
160216601_Bab 6.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Kecenderungan peningkatan kepemilikan kendaraan pribadi setiap tahun di
Daerah Istimewa Yogyakarta telah mempengaruhi kondisi lalu lintas. Hal ini dapat
mengakibatkan terjadinya beberapa permasalahan, salah satunya kebisingan akibat
bunyi mesin ataupun knalpot dari kendaraan bermotor. Kebisingan yang diamati juga
dipengaruhi oleh besarnya volume kendaraan (SMP) yang berjalan pada suatu titik
pengamatan.
Pada penelitian ini penulis melakukan survei volume lalu lintas yang terjadi di
TK-SD Kanisius Kumendaman yang terletak di Jalan M.T. Haryono Suryodiningratan,
Kecamatan Mantrijeron DI Yogyakarta. Kemudian di waktu yang sama pula
melakukan survei kebisingan di lingkungan sekolah tersebut. Bertujuan untuk
menganalisis hubungan antara tingkat kebisingan yang terjadi dengan volume
kendaraan yang melewati titik pengamatan tersebut. Ada 4 titik pengamatan yang
dilakukan di lingkungan sekolah untuk mendapatkan nilai kebisingan yaitu titik A, B,
C, dan D.Tingkat kebisingan yang didapat akan dibandingkan dengan Baku Tingkat
Kebisingan Pergub DI Yogyakarta No. 40 Tahun 2017.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebisingan terjadi karena adanya aktivitas
lalu lintas. Tingkat kebisingan yang didapat pada Rabu,28 Oktober 2020 yang terjadi
di TK-SD Kanisius Kumendaman yaitu 67,1 desibel pada titik A, 62,45 desibel pada
titik B, 52,35 desibel pada titik C dan 57,65 desibel pada titik D. Tingkat kebisingan
yang didapat pada Selasa,3 November 2020 yang terjadi di TK-SD Kanisius
Kumendaman yaitu 69,85 desibel pada titik A, 64,8 desibel pada titik B, 51,65 desibel
pada titik C dan 62,25 desibel pada titik D. Rata-rata yang diperoleh sebesar 61,01
desibel. Angka tersebut menunjukkan bahwa tingkat kebisingan yang terjadi melebihi
standar yang ditetapkan pada Baku Tingkat Kebisingan Pergub DI Yogyakarta no. 40
Tahun 2017 yaitu sebesar 55 desibel. Maka dilakukan pengendalian tingkat kebisingan
dengan menempatkan media atau tanaman untuk mereduksi suara bising yang masuk.
Media pereduksi ini berupa fiber yang dipasang pada pagar bagian timur sepanjang
gedung sekolah dengan ketinggian 2 meter. Tanaman pucuk merah ditempatkan pada
pagar bagian timur setelah fiber tersebut, yang Sebagian dari pagar itu diberi tanaman
rambat (golden moneywort). Tanaman rambat ini juga ditempatkan pada pagar taman
sekolah untuk membantu reduksi kebisingan serta memperindah sekolah tersebut.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | lalu lintas, kebisingan, media pereduksi |
| Subjects: | Sipil > Transportasi Sipil > Transportasi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 01 Nov 2023 11:56 |
| Last Modified: | 01 Nov 2023 11:56 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/30360 |
