Sinuhaji, Virgy Violinh Br (2023) PERANCANGAN MUSEUM ARSITEKTUR TRADISIONAL KARO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR DI KABUPATEN KARO. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Virgy Violinh Br Sinuhaji)
190117954_Bab 0.pdf

File Pdf (506kB)
Text
190117954_Bab 2.pdf

File Pdf (762kB)
Text
190117954_Bab 1.pdf

File Pdf (52MB)
Text
190117954_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (374kB)
Text
190117954_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (547kB)
Text
190117954_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (51MB)

Abstract

v
ABSTRAK
Indonesia merupakan negara yang kaya akan suku budaya dan memperlihatkan
berbagai keberagaman di setiap sukunya. Salah satu keragaman tersebut terlihat dari arsitektur
tradisionalnya, dimana memiliki bentuk unik dan makna disetiap desainnya. Setiap suku
membangun rumah adat berdasarkan kondisi lingkungan dan kepercayaan daerah mereka
masing-masing, sehingga tidak hanya memiliki desain yang unik tetapi tetap memenuhi secara
fungsi. Namun, seiring dengan berkembangnya zaman membawa pengaruh yang signifikan
dikehidupan masyarakat, termasuk pada bidang arsitektur. Perkembangan zaman semakin
merubah gaya arsitektur dari desain yang tradisional menjadi desain yang minimalis. Hal
tersebut diyakini untuk memenuhi kehidupan masyarakat yang ingin hidup lebih
kekinian/modern, sehingga menggunakan arsitektur modern dianggap menjadi jawaban yang
tepat. Hal tersebut perlahan menurunkan eksistensi arsitektur tradisional dan seiring
berjalannya waktu arsitektur tradisional mulai sulit ditemukan.
Salah satu bangunan tradisional yang sudah sulit ditemukan adalah bangunan
tradisional Karo. Karo merupakan salah satu etnis dari suku Batak yang saat ini bangunan
tradisionalnya tercancam punah. Ditengah banyaknya jenis bangunan tradisional yang ada,
sampai saat ini hanya tersisa beberapa bangunan adat karo yang masi berdiri seperti Rumah
Siwaluh Jabu yang berada di Desa Lingga, yang sudah berdiri sejak tahun 1880 dan ditetapkan
sebagai bangunan cagar budaya. Saat ini pengenalan bangunan tradisional yang
memungkinkan adalah melalui museum, dimana museum dapat menyajikan koleksi yang
menarik juga dapat menjadi media pengenalan. Elemen yang menjadi fokus penekanan desain
yaitu melalui tata ruang dalam dan tampilan arsitektur yang didesain dengan atraktif dan
edukatif yang dikemas dengan pemahaman Arsitektur Neo Vernakular. Hal tersebut bertujuan
untuk meningkatkan daya tarik terhadap objek yang dibangun.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Arsitektur Tradisional Karo, Arsitektur Neo Vernakular, Atraktif, Edukatif
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 23 Oct 2023 11:19
Last Modified: 23 Oct 2023 11:19
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/30297

Actions (login required)

View Item
View Item