Kurniawan, Amadeus Dicky and Permatasari, Angela Mutiara and Sinaga, Vinsensus Pardamean (2023) PERENCANAAN PEMBANGUNAN TAMAN REKREASI UMUM PADA BEKAS GALIAN TAMBANG BATU BARA DI KECAMATAN SUNGAI KUNJANG, KOTA SAMARINDA. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
190217902 190217918 190217961_Bab 0.pdf
File Pdf (1MB)
190217902 190217918 190217961_Bab 1.pdf
File Pdf (403kB)
190217902 190217918 190217961_Bab 2.pdf
File Pdf (2MB)
190217902 190217918 190217961_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
190217902 190217918 190217961_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
190217902 190217918 190217961_Bab 5.pdf
File Pdf (21MB)
Abstract
Proyek Pembangunan Gedung Pengelola dan Gedung Serbaguna pada
Taman Rekreasi umum merupakan bekas kawasan tambang batu bara yang
berlokasi di kecamatan Sungai Kunjang, kota Samarinda. Proyek ini dirancang
memiliki 5 bangunan, yaitu guest house, amphitheater, gedung serbaguna, gedung
pengelola, dan tenant. Perencanaan yang akan dilakukan meliputi perancangan
struktur atas, struktur bawah, dan manajemen biaya dan waktu.
Pada proyek perancangan ini hanya dirancang untuk gedung pengelola dan
gedung serbaguna saja. Hal ini dilakukan berkaitan dengan struktural, di mana
kedua dari gedung tersebut memiliki bangunan 2 lantai dan akan dirancang
menggunakan perhitungan SRPMK (Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus).
Perhitungan struktur atas meliputi struktur atap, kolom, balok induk, balok anak,
pelat, dan tangga. Dalam perancangan struktur atas mengacu pada SNI 1726:2019
Tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa, SNI 2847:2019 Tentang
Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung, SNI 1727-2020 Tentang
Beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur
lain serta SNI 1729:2020 tentang spesifikasi untuk bangunan gedung baja
struktural. Perhitungan struktur bawah meliputi klasifikasi jenis tanah, menghitung
daya dukung, potensi likuifaksi, penentuan jenis dan dimensi pondasi, dan
penulangan pondasi. Dalam perancangan struktur bawah mengacu pada SNI
8460:2017 Tentang Persyaratan Perancangan Geoteknik. Pada perencanaan biaya
dan waktu perhitungan upah, material, dan alat sesuai keadaan di Samarinda
didasarkan pada Peraturan Gubernur Kalimantan Timur 2021 dan Harga Satuan
Pekerjaan mengacu pada Peraturan Mentri PUPR No.1 2022.
Pada perencanaan struktural untuk Gedung Pengelola pelat lantai setebal
120 mm dengan pembesian 1 arah D10-200 mm, baik untuk tulangan utama
maupun tulangan bagi, sedangkan untuk Gedung Serbaguna pelat lantai setebal 130
mm dengan pembesian 1 arah D10-200 mm, baik untuk tulangan utama maupun
tulangan bagi. Pada balok anak Gedung Pengelola memiliki 3 tipe BA.1; BA.2;
BA.3 (Listplank) dengan dimensi berturut-turut 350 x 500 mm; 250 x 350 mm; 350
x 500 mm dengan penulangan tertentu, sedangkan pada Gedung Serbaguna balok
anak memiliki 3 tipe BA.1; BA.2; BA.3 dengan dimensi berturut-turut 350x500
mm; 350 x 500 mm; 350 x 500 mm dengan penulangan tertentu. Pada balok induk
Gedung Pengelola dan Gedung Serbaguna memiliki 3 tipe BI.1; BI.2; BI.3 dengan
dimensi yang sama, yakni 400 x 600 mm dengan penulangan tertentu. Pada Gedung
Pengelola terdapat dua tipe kolom, yakni K1 dan K2 dengan ukuran 600 x 600 mm
dengan penulangan berturut-turut 16D25; 12D25 untuk tulangan utama, sengkang
sepanjang lo bernilai sama, yaitu 3D10-50 mm, dan untuk sengkang di luar lo
berturut-turut 3D10-150 mm dan 3D10-100 mm, sedangkan pada Gedung
Serbaguna terdapat tiga tipe kolom, yakni K1; K2; K3 dengan ukuran 600 x 600
mm dengan penulangan berturut-turut 16D25; 20D25; 16D25 untuk tulangan
utama, sengkang sepanjang lo bernilai sama, yaitu 3D10-50 mm, dan untuk
sengkang di luar lo sama, yaitu 3D10-100 mm. Untuk perhitungan tangga pada
Gedung Pengelola dan Gedung Serbaguna menghasilkan tebal 130 mm dengan
penulangan D13-300 mm dan P10-300 mm untuk tulangan bagi dan susut, sedangkan pada plat bordes D13-250 mm, sementara untuk bagian atap bangunan
Gedung Pengelola menggunakan tipe warren truss dengan profil baja 2L 80x80x8
mm tipe B37 dan plat buhul tipe B37 dengan tebal 10 mm, sedangkan pada Gedung
Serbaguna profil baja 2L 70x70x7 mm tipe B37 dan plat buhul tipe B37 dengan
tebal 10mm.
Pada perencanaan struktur bawah, baik pada Gedung Pengelola maupun
Gedung Serbaguna menggunakan 2 tipe pondasi, yaitu pondasi dalam dan pondasi
dangkal, pile cap memiliki 3 tipe P.01; P.02; P.03 dengan dimensi dan ketebalan
berturut turut 2,2 x 2,2 x 0,4 m; 2 x 3 x 0,4 m; 2,2 x 2,2 x 0,6 m dengan penulangan
pile cap berturut-turut D19-200 mm; D19-200 mm dan D19-150 mm; D19-250 mm
sebagai tulangan utama. Tulangan bagi berturut-turut D13-200 mm; D13-200 mm
dan D13-150 mm; D13-250 mm. Pondasi dalam menggunakan mini pile dengan
diameter 400 mm yang peneterasi di kedalaman 10 m. Bangunan Gedung Pengelola
ini direncanakan dengan total anggaran Rp10.050.640.577 yaitu Rp3.792.695/m2.
Proyek Gedung Pengelola direncanakan akan dibangun dalam 258 hari, sedangkan Gedung Serbaguna direncanakan dengan total anggaran Rp11.084.908.921, yaitu Rp 4.019.184/m2. Proyek Gedung Serbaguna direncanakan akan dibangun dalam 281 hari.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gedung Pengelola, Gedung Serbaguna, balok, kolom, plat, pembesian. |
| Subjects: | Sipil > Struktur Sipil > Struktur |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 13 Oct 2023 13:01 |
| Last Modified: | 13 Oct 2023 13:01 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/30205 |
