SAPUTRI, ANNA DHIKA (2023) USULAN SISTEM PERSEDIAAN DI JADAH TEMPE MBAH CARIK CABANG PALAGAN. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
19 06 10497 0.pdf
File Pdf (854kB)
19 06 10497 1.pdf
File Pdf (578kB)
19 06 10497 2.pdf
File Pdf (579kB)
19 06 10497 3.pdf
File Pdf (623kB)
19 06 10497 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (206kB)
19 06 10497 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (979kB)
19 06 10497 6.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
19 06 10497 7.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (577kB)
19 06 10497 8.pdf
File Pdf (518kB)
Abstract
Usaha Jadah Tempe Mbah Carik merupakan usaha kecil menengah yang
memproduksi beranekan ragam produk kuliner khas Yogyakarta dengan produk
unggulan adalah jadah dan tempe bacem. Frekuensi dan kuantitas pembelian
bahan baku tempe yang dilakukan saat ini tidak menentu karena belum adanya
kebijakan pembelian yang pasti. Hal ini mengakibatkan perusahaan beberapa kali
mengalami kehabisan (stockout) bahan baku tempe dan kekurangan serta
kelebihan (overstock) tempe bacem. Fenomena tersebut menyebabkan
penambahan terhadap total biaya persediaan yang dikeluarkan karena membeli
tempe di pasar yang lebih mahal serta tidak dapat memenuhi pesanan pelanggan.
Pada penelitian ini diusulkan solusi yaitu melakukan perencanaan dan
pengendalian persediaan bahan baku yang meminimalkan total biaya persediaan.
Perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku dilakukan dengan
peramalan penjualan menggunakan metode Additive Decomposition dan model
simulasi persediaan. Dari hasil analisis dan pengolahan data, ditemukan jumlah
penjualan tempe dapat dikategorikan menjadi dua kondisi bulan, yaitu kondisi
normal (Februari, Maret, Agustus, September, Oktober, November, dan bulan
puasa) dan hari raya (Januari, Juni, Juli, Desember, dan bulan hari raya Idul Fitri).
Selain itu, penjualan juga bersifat musiman dalam setiap minggunya, sehingga
dapat dikategorikan menjadi dua kondisi hari, yaitu hari biasa (Senin - Jumat) dan
akhir pekan (Sabtu – Minggu). Peramalan yang dilakukan menggunakan data
historis 2,5 bulan dan akan mendapatkan hasil peramalan untuk 1,5 bulan
mendatang, sehingga, peramalan dapat dilakukan tanggal 15 setiap bulan.
Penelitian ini menggunakan dua skenario model simulasi yaitu continuous review
system dengan (Q) tetap dan gabungan model continuous review system (Q) dan
periodic review system (P) Perhitungan safety stock terbaik berdasarkan service
level 80%, sehingga saat kondisi normal, perusahaan dapat menggunakan safety
stock sebesar 504 biji tempe dan 548 biji tempe pada kondisi hari raya. Hasil dari
penelitian ini berupa model simulasi pemesanan bahan baku tempe yang optimal
beserta spreadsheet model simulasi. Skenario model simulasi yang terpilih adalah
gabungan continuous review system (Q) dan periodic review (P) system yang
merupakan skenario B dengan Q sebesar 1000 untuk kondisi normal dan hari raya
serta P pemesanan bahan baku optimal yaitu 3 hari sekali untuk kondisi normal
dan 2 hari sekali untuk kondisi hari raya serta menghasilkan penghematan biaya
persediaan sebesar 44% untuk kondisi normal dan 29% untuk kondisi hari raya
dari biaya persediaan aktual. Analisis sensitivitas yang dilakukan pada perubahan
hasil peramalan menunjukkan bahwa solusi yang sudah dibuat masih layak untuk
dilakukan apabila terjadi perubahan hasil peramalan sebesar 4% di hari biasa
pada kondisi normal dan hari raya, 15% di akhir pekan pada kondisi normal, dan
35% di akhir pekan pada kondisi hari raya.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | stockout, overstock, biaya persediaan, peramalan, safety stock. |
| Subjects: | Teknik Industri > Produksi |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri |
| Date Deposited: | 13 Oct 2023 11:28 |
| Last Modified: | 13 Oct 2023 11:28 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/30202 |
