Kristianto, Stevanus Tetuko (2023) PENERAPAN PHOTOREALISM DALAM PENGEMBANGAN OBJEK 3D GAMELAN KENONG PADA GAMELAN VR. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Stevanus Tetuko Kristianto)
190710167_Bab 0.pdf

File Pdf (460kB)
Text
190710167_Bab 1.pdf

File Pdf (339kB)
Text
190710167_Bab 2.pdf

File Pdf (218kB)
Text
190710167_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (420kB)
Text
190710167_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (373kB)
Text
190710167_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (393kB)
Text
190710167_Bab 6.pdf

File Pdf (210kB)

Abstract

Pada zaman sekarang teknologi Virtual Reality atau VR telah berkembang
pesat untuk membantu manusia dalam mengerjakan tugas-tugasnya di berbagai
bidang seperti pendidikan dan kesenian. Di bidang pendidikan dan kesenian
teknologi dapat digunakan sebagai media informasi dan pembelajaran. Virtual
Reality merupakan teknologi yang memungkinkan kita melakukan simulasi di
dalam dunia virtual dan menyediakan lingkungan dan objek 3D sehingga
memungkinkan penggunanya untuk masuk ke dunia simulasi buatan komputer
dan mengaburkan dunia nyata dan virtual yang biasa disebut imersif. Masaslahnya
dunia imersif dapat kurang dirasakan oleh user apabila objek-objek yang ada di
dalam dunia ini kurang mirip dengan yang ada di dunia nyata, sehingga
mengurangi perasaan user untuk lebih dalam masuk kedalam dunia imersif.
Dalam pengenalan alat musik gamelan melalui VR, sangat diperlukan objek 3
dimensi serealistis mungkin. Hal ini dilakukan agar pengguna dapat mengenal alat
ini dengan baik walaupun belum pernah melihat bentuk aslinya. Rumusan
masalah dalam penelitian ini adalah apakah photorealism dapat digunakan dalam
menciptakan 3d objek yang realistis? dan bagaimana tingkat kemiripan objek asli
dengan objek 3D yang diciptakan menggunakan prinsip photorealism?
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan 3d objek gamelan
VR yang realistis menggunakan metode photorealism. Dalam photorealism
terdapat 10 karakteristik yang perlu diperhatikan ketika membangun 3d objek.
Setelah membangun objek, berikutnya objek dinilai berdasarkan 10 karakteristik
tadi menggunakan kuisoner tertutup berupa skala likert. Jenis sampling yang
digunakan adalah Accidental Sampling. Responden akan memberikan nilai untuk
setiap karakteristik dengan mengisi kuisoner setelah mencoba aplikasi VR
gamelan yang terdapat objek photorealism didalamnya.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa berhasil membangun 3d objek
yang realistis menggunakan photorealism dengan memperhatikan 10 karakteristik
dari photorealism. Hasil survei menunjukan setiap objek mendapatkan nilai >= 4 yang artinya sudah baik dan sesuai dengan objek asli. Hal ini juga berarti dalam
membangun 3d objek yang realistis, dapat digunakan metode photorealism.
Survei juga mendapatkan hasil bahwa responden memperhatikan tingkat
kemiripan objek dalam sebuah simulasi, objek yang realistis dapat membantu
merasakan simulasi lebih nyata, dan objek realistis penting dalam permainan
simulasi.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: photorealism, virtual reality, 3D objek, simulasi
Subjects: Teknik Informatika > Soft Computing
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Informatika
Date Deposited: 25 Sep 2023 11:25
Last Modified: 25 Sep 2023 11:25
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/30026

Actions (login required)

View Item
View Item