Parhusip, Riski Mario Johannes (2023) PENERAPAN KOMUNIKASI BENCANA OLEH RADIO KOMUNITAS DALAM PENANGANAN BENCANA (Studi Kasus Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Semeru oleh Radio Darurat Semeru). S2 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Riski Mario Johannes Parhusip)
195503140_Bab 0.pdf

File Pdf (989kB)
Text
195503140_Bab 1.pdf

File Pdf (218kB)
Text
195503140_Bab 2.pdf

File Pdf (248kB)
Text
195503140_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (176kB)
Text
195503140_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (860kB)
Text
195503140_Bab 5.pdf

File Pdf (368kB)

Abstract

Akses informasi merupakan hal penting yang harus disediakan, khususnya pada
saat bencana alam terjadi. Informasi yang cepat dan akurat dapat membantu
masyarakat dalam menentukan tindakan di lapangan pada suatu wilayah bencana.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan komunikasi bencana
oleh radio darurat sebagai langkah dalam penanggulangan bencana erupsi Gunung
Semeru yang terjadi pada tahun 2021 lalu. Untuk mencapai tujuan tersebut,
penelitian ini menggunakan teori komunikasi bencana dan radio agar dapat melihat
peranan radio darurat dalam penanggulangan bencana di Gunung Semeru,
Lumajang, Indonesia. Dengan menggunakan studi kasus, penelitian ini bertujuan
untuk melihat bagaimana peran radio darurat pada masa tanggap darurat hingga ke
pemulihan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode studi
kasus dengan menggunakan paradigma positivisme untuk membantu peneliti dalam
memandang permasalahan yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini
menemukan bahwa selama masa penanggulangan bencana, RADAR Semeru
sebagai radio darurat yang didirikan oleh Jaringan Radio Komunitas Indonesia
(JRKI) berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menyiarkan informasi terkini
yang sedang terjadi di wilayah tersebut. Hal tersebut dilakukan guna memenuhi hak
dasar masyarakat atas informasi serta sebagai langkah untuk mendukung
percepatan masa pemulihan yang terjadi di lokasi. Partisipasi dari berbagai pihak
dan masyarakat berperan penting pada proses pendiriannya. Karena tanpa
berkolaborasi dengan pihak-pihak tersebut, radio darurat tidak akan dapat berjalan sesuai denga napa yang diharapkan. Ketika program pendirian radio darurat berakhir, JRKI berupaya agar tetap dapat berkontribusi dengan cara menyerahkan radio tersebut kepada warga lokal untuk dikelola sebagai radio komunitas. Melalui tindakan tersebut, mereka berharap radio komunitas itu dapat konsen di bidang kebencanaan sehingga dapat digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan informasi dan membangun kesadaran masyarakat akan bahaya di daerah rawan bencana.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: komunikasi bencana, komunikasi partisipatif, radio darurat.
Subjects: Magister Ilmu Komunikasi > Manajemen Media Digital
Divisions: Pasca Sarjana > Magister Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 07 Sep 2023 09:37
Last Modified: 07 Sep 2023 09:37
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/29791

Actions (login required)

View Item
View Item