Wilson, . (2023) ANALISIS FUNDAMENTAL DAN TEKNIKAL PADA SAHAM-SAHAM SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI KBMI IV PERIODE 2018-2022. S2 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
190324681 0.pdf
File Pdf (800kB)
190324681 1.pdf
File Pdf (268kB)
190324681 2.pdf
File Pdf (528kB)
190324681 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (435kB)
190324681 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (469kB)
190324681 5.pdf
File Pdf (623kB)
Abstract
Dalam beberapa tahun ini, minat investasi yang meningkat adalah investasi di pasar
modal. Investasi di pasar modal memiliki risiko yang tinggi dan imbal hasil yang
tinggi. Oleh karena itu, investor dapat menggunakan analisis fundamental dan
teknikal untuk menjadi pedoman dalam berinvestasi di pasar modal. Analisis
fundamental digunakan untuk menentukan saham yang layak dibeli secara jangka
panjang. Analisis teknikal digunakan untuk menentukan kapan waktu yang tepat
untuk membeli dan menjual saham secara jangka pendek. Penelitian ini memiliki
tujuan untuk mengetahui kondisi fundamental dan teknikal saham perbankan di
KBMI IV periode 2018-2022. Penelitian ini menggunakan analisis fundamental
dengan pendekatan top down approach yaitu analisi makro ekonomi, analisis industri,
dan analisis perusahaan serta menggunakan Dividend Growth Model untuk
mengetahui nilai intrinsik perusahaan. lalu, analisis teknikal menggunakan indikator
Moving Average Comvergence Divergence, Stochastic Oscillator, dan Fibonacci
Retracement. Sampel dalam penelitian ini adalah saham yang masuk dalam KBMI IV
yaitu Bank Central Asia Tbk, Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk, dan Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Hasil dari penelitian ini, analisis makro ekonomi Indonesia memberikan sinyal positif
tetapi harus tetap berhati-hati untuk berinvestasi pada saham perbankan. Lalu, analisis
industri menunjukan sektor perbankan memiliki persaingan yang kuat, ancaman
pendatang baru moderat, ancaman produk pengganti lumayan tinggi, daya tawar
konsumen tinggi, dan daya tawar pemasok tinggi. Analisis perusahaan Bank BCA,
Bank BNI, Bank BRI, dan Bank Mandiri dengan analisis rasio dapat disimpulkan
bahwa tahun 2022 mengalami peningkatan kinerja seiring dengan membaiknya
perekonomian Indonesia. Nilai intrinsik Bank BCA adalah Rp 12.984 dan harga pasar
sebesar Rp 8.550 (undervalued). Nilai intrinsik Bank BNI adalah Rp 13.884 dan
harga pasar sebesar Rp 9.225 (undervalued). Nilai intrinsik Bank BRI adalah Rp
6.843 dan harga pasar sebesar Rp 4.940 (undervalued). Nilai intrinsik Bank Mandiri
adalah Rp 14.264 dan harga pasar sebesar Rp 9.925 (undervalued). Lalu, analisis
teknikal dengan indikator MACD, Stochastic Oscillator, dan Fibonacci Retracement
dapat memprediksi pergerakan harga saham dan dapat menentukan kapan waktu yang
tepat untuk membeli dan menjual saham.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Fundamental, Analisis Teknikal, Dividend Discount Model , Moving Avergae Convergence Divergence , Stochasiic Oscillator, dan Fibonacci Retracement. |
| Subjects: | Manajemen > Keuangan |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Manajemen |
| Date Deposited: | 07 Sep 2023 09:08 |
| Last Modified: | 07 Sep 2023 09:08 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/29788 |
