Valensia, . (2023) PENGARUH SANKSI PAJAK, SISTEM SAMSAT DRIVE THRU, DAN KEBIJAKAN PEMUTIHAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA PONTIANAK. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Valensia)
190424673_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
190424673_Bab 1.pdf

File Pdf (550kB)
Text
190424673_Bab 2.pdf

File Pdf (492kB)
Text
190424673_Bab 3.pdf

File Pdf (887kB)
Text
190424673_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (724kB)
Text
190424673_Bab 5.pdf

File Pdf (849kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh dari
beberapa faktor yang pernah diteliti oleh peneliti terdahulu terhadap kepatuhan
wajib pajak kendaraan bermotor di SAMSAT Kota Pontianak. Adapun faktor-
faktor tersebut adalah sanksi pajak, sistem SAMSAT drive thru, dan kebijakan
pemutihan, dimana penggabungan ketiga variabel dilakukan setelah disesuaikan
dengan fakta dan masalah yang ada di SAMSAT terkait. Jenis penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian empiris kuantitatif dengan
pengujian hipotesis menggunakan data primer. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Pontianak. Dalam penelitian menggunakan 105 sampel dengan metode pemilihan sampel yaitu purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pengujian statistik analisis regresi berganda dalam melakukan uji hipotesisnya. Dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel sanksi pajak, sistem SAMSAT drive thru, dan kebijakan pemutihan berpengaruh positif terhadap kepatuhann wajib pajak kendaraan bermotor di SAMSAT Kota Pontianak.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Sanksi Pajak, Sistem SAMSAT Drive Thru, Kebijakan Pemutihan, Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor, SAMSAT Kota Pontianak.
Subjects: Akuntansi > Perpajakan / Sektor Publik
Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi
Date Deposited: 23 Aug 2023 08:53
Last Modified: 23 Aug 2023 08:53
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/29550

Actions (login required)

View Item
View Item