AZMI, ULUL (2023) REPRESENTASI FEMINISME LIBERAL PADA TOKOH GANGUBAI DALAM FILM “GANGUBAI KATHIAWADI” (Analisis Semiotika John Fiske). S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (ULUL AZMI 18 090)
18 090 6487 0.pdf

File Pdf (776kB)
Text
18 090 6487 1.pdf

File Pdf (491kB)
Text
18 090 6487 2.pdf

File Pdf (348kB)
Text
18 090 6487 3.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
18 090 6487 4.pdf

File Pdf (334kB)

Abstract

Gender merupakan seperangkat simbol yang secara sistematis dilekati oleh makna.
Gender adalah suatu konsep kultural yang digunakan untuk membedakan peran,
perilaku, mentalitas dan karakteristik emosional antara laki-laki dan perempuan
(maskulin dan feminim) yang berkembang di masyarakat. Secara kultur masyarakat
kurang tepat memahami persoalan gender dan seks, di mana pemaknaan terhadap
gender dan seks dianggap sama sehingga mengakibatkan struktur sosial memposisikan
perempuan secara tidak adil berada di bawah kekuasaan, kontrol dan perlindungan lakilaki
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian
semiotika sebagai kajian komunikasi yang membahas makna dan tanda. Penelitian ini
menggunakan tiga level kode televis John Fiske, yakni, level relitas, representasi dan
ideologi.sebagai landasan utama dalam membedah permasalahan ini, sehingga dapat
mencapai tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana representasi feminisme pada
tokoh Gangubai dalam film Gangubai Kathiawadi.
Hasil Penelitian ini memperlihatkan representasi feminisme liberal melalui sosok
perempuan yang menjadi tokoh utama pada Film Gangubai Kathiawadi. Temuan data
pada film ini dipetakan menjadi 15 adegan dan diuraikan berdasarkan tiga levelitas,
yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Karakteristik feminisme
liberal pada film ini cenderung merepresentasikan feminisme liberal klasik yang
mempersoalkan kebebasan individu. Namun dalam proses mewujudkannya juga
terdapat adanya sisi feminisme egalitarian yang berfokus terhadap kesempatan adil bagi
perempuan untuk mengakses dana dan sumber daya dengan cara menuntut negara untuk
melakukan intervensi ekonomi.
Bagi para peneliti kedepannya yang menyoroti topik serupa dapat memperkaya analisis
feminisme liberal dengan menggunakan paradigma konstruktivisme agar lebih kritis
melihat realitas dan konstruksi sosial, serta konflik sosial yang berfokus pada
perempuan, sehingga peneliti dapat mengetahui bagaimana sosio kultural India secara
lebih mendalam.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Gender, Representasi, Feminisme, Liberal.
Subjects: Komunikasi > Kajian Media
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Date Deposited: 22 Aug 2023 11:03
Last Modified: 22 Aug 2023 11:03
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/29543

Actions (login required)

View Item
View Item