Douw, Fransiskus Edi Nikson (2021) PERANCANGAN INFRASTRUKTUR BANGUNAN KANTOR PADA KONDISI TANAH SEDANG. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Fransiskus Edi Nikson Douw)
160216488_Bab 0.pdf

File Pdf (698kB)
Text
160216488_Bab 1.pdf

File Pdf (227kB)
Text
160216488_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (780kB)
Text
160216488_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (159kB)

Abstract

Pembangunan infrastruktur sangatlah penting dalam menopang kehidupan social dan
ekonomi masyarakat Indonesia. Untuk dapat membangun infrastruktur yang memenuhi
standar maka harus ada perencanaan dan perancangan serta perhitungan yang tepat, sehingga
kualitas bangunan dapat maksimal. Laporan Tugas Akhir ini memuat rangkuman dari 4
praktik yang telah dirempuh sebelumnya. Adapun keempat praktik tersebut adalah Praktik
Perancangan Bangunan Gedung, Praktik Perancangan Jalan, Praktik Perancangan Bangunan
Air dan Praktik Perencanaan Biaya dan Waktu. Dan yang menjadi fokus penulis adalah pada
Praktik Perancangan Bangunan Gedung.
Pada praktik perancangan bangunan gedung, penulis melakukan perancangan
bangunan 3 lantai di kota Solok. Dalam melakukan perancangan bangunan gedung, metode
yang dipakai adalah dengan menentukan data struktural bangunan yang nantinya dipakai
untuk perhitungan guna mendapatkan hasil spesifikasi perencanaan dari atap hingga pondasi.
Yang mana mengacu pada peraturan-peraturan pembebanan Standar Nasional Indonesia.
Pada praktik perancangan jalan, penulis melakukan survei dan analisis data terkait
transportasi di beberapa tempat di Yogyakarta. Metode yang dipakai ialah pengamatan secara
langsung atau observasi. Pada praktik perancangan bangunan air, penulis melakukan
perencanaan struktur bendung. Metode yang digunakan adalah Metode Poligon Thiessen, Uji
Sebaran Data yang mana meliputi Uji Chi Kuadrat dan Uji Smirnov-Kolmogrov, Distribusi
Log Pearson III dan Metode Weduwen. Pada praktik perencanaan biaya dan waktu, penulis
merencanakan estimasi biaya dan waktu dari proyek pembangunan Rumah Tinggal Sleman.
Penulis diminta merencanakan ulang proyek Pembangunan Rumah Tinggal Sleman di Papua.
Dari hasil perancangan bangunan gedung didapatkan spesifikasi perencanaan
bangunan dari atap hingga pondasi. Seperti profil yang dipakai pada gording, kuda-kuda,
jenis sambungan, penulangan balok kolom hingga pondasi. Hasil dari survei dan analisis
pada praktik perancangan jalan berupa data kecepatan dan volume pejalan kaki, zebra
cross,kecepatan dan volume kendaraan, on road dan off road parking serta analisa perkerasan
jalan menggunakan volume kendaraan. Pada praktik perancangan bangunan air didapatkan
hasil untuk Bendung Tirtorejo adalah tipe bendung tetap (badan bendung dari beton), tipe
puncak bendung bulat, tipe kolam olak USBR tipe III, jumlah pintu pembilas 2 buah dengan
jumlah pilar 2 buah dan perencanaan bendung aman terhadap geser, guling, angkat, rembesan
dan gempa. Dari hasil perencanaan estimasi biaya dan waktu, biaya yang dibutuhkan untuk
membangun proyek Pembangunan Rumah Tinggal Sleman di Papua lebih besar dibanding
dengan pembangunan di Sleman. Jumlah perbandingan biaya sebesar Rp 2.035.341.000,00
atau terbilang dua milyar tiga puluh lima juta tiga ratus empat puluh satu juta rupiah.
Perbedaan harga yang cukup jauh dipengaruhi oleh harga bahan dan ipah pekerja yang sangat
jauh.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Perancangan Bangunan, Struktur, Jalan, Bendung, Penjadwalan
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 02 Aug 2023 11:24
Last Modified: 02 Aug 2023 11:24
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/29363

Actions (login required)

View Item
View Item