Manurung, Jefry Franszoel and Darmawan, Cristophorus Ardika Setyo and Ardiantika, Fashivia (2023) PERANCANGAN GEDUNG HOTEL KAPSUL DI YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Jefry Franszoel Manurung, Ch Ardika Setyo D. dan Fashivia Ardiantika)
190217925_190217951_190217791_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
_Bab 1.pdf

File Pdf (234kB)
Text
_Bab 2.pdf

File Pdf (3MB)
Text
_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (705kB)
Text
_Bab 5.pdf

File Pdf (239kB)

Abstract

Dalam perancangan struktur bangunan gedung bertingkat sedang diperlukan
suatu analisis struktur yang mengarah pada perancangan bangunan tahan gempa
yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tujuan hal tersebut adalah agar semua
elemen struktur didesain sedemikian rupa sehingga memiliki daktilitas yang cukup
untuk mengalami deformasi dan mendispersi energi saat gempa kuat terjadi. Dalam
Tugas Akhir ini, penulis membahas mengenai desain bangunan gedung hotel kapsul
yang berlokasi di Yogyakarta. Secara umum, bangunan dengan 7 lantai ini
dirancang menggunakan material beton bertulang dengan bentuk bangunan yang
berupa persegi panjang dan beberapa sisi-sisi terluarnya berupa kantilever serta
memiliki ketinggian total 25,2 meter. Bangunan juga termasuk ke dalam bangunan
bertingkat sedang jika menurut Peraturan Daerah (PERDA) Kota Yogyakarta No.
2 Tahun 2012 untuk klasifikasi gedung menurut ketinggian dengan jumlah lantai
yang disyaratkan 5 sampai dengan 8 lantai dan ketinggian dibawah 32 meter.
Untuk bangunan gedung bertingkat sedang yang akan didesain menggunakan
sistem penahan lateral khusus, yakni seperti rangka pemikul momen khusus dan
dinding struktural khusus. Beberapa perilaku khusus yang diperhatikan pada desain
gedung tahan gempa dengan beton bertulang diantaranya adalah ketidakberaturan
horizontal dan vertikal, penyesuaian periode getar struktur dengan periode
minimum maupun maksimum yang disyaratkan, faktor skala gaya gempa jika
menggunakan analisis gempa dengan dengan gaya dinamik, pengecekan stabilitas
struktur, dan berbagai syarat lainnya sesuai dengan SNI 2847:2019. Proses desain
struktur pada tugas akhir ini meliputi pembebanan, perencanaan awal (preliminary),
pemodelan struktur, pengecekan perilaku struktur, dan perincian (detailing) elemen
struktur. Spesifikasi material yang digunakan berupa beton dengan kekuatan tekan
beton (f’c) = 30 MPa dan baja tulangan ulir atau sirip dengan kekuatan leleh
tulangan (fy) = 420 MPa.
Elemen struktur atas yang ditinjau pada perancangan adalah atap baja, tangga,
pelat, balok, kolom sedangkan untuk elemen struktur bawah yaitu berupa fondasi
tiang pancang. Untuk gedung bertingkat yang didesain dibangun di atas tanah
dengan kekerasan sedang atau berada pada kategori desain seismik D (Kelas Situs
SD). Dalam pemeriksaan sistem penahan lateral terhadap beban gempa digunakan
analisis statik ekuivalen dari hasil bantuan perangkat lunak yang hasil akhirnya
akan dibandingkan dengan perhitungan manual guna memverifikasi hasil diantara
keduanya. Dalam perancangan fondasi, daya dukung tanah diperoleh dari hasil uji
SPT (Standard Penetration Test) pada 1 titik bor dengan kedalaman -30,0 meter
dari permukaan tanah. Hasil dari perancangan elemen struktur yang diperoleh dari
Tugas Akhir ini berupa atap baja dengan rangka atap mono-frame, pelat lantai
dengan tebal 130 mm, balok induk (400×600;300×600) mm2
, balok anak (250×500)
mm2
, kolom (550×550) mm2
, dan fondasi tiang pancang dengan 3 tipe.
Pada pemodelan struktur terdapat permasalahan yang dihadapi, yakni pada
bentuk ragam (mode shape) struktur. Untuk mode 1 dan mode 2 yang seharusnya
translasi arah x atau y dan mode 3 yang berupa torsi atau rotasi, namun didapatkan
hasil berbeda berupa mode 1 dan mode 2 yang menunjukkan rotasi. Hal tersebut perlu diperbaiki dengan cara mengubah kekakuan struktur karena bentuk ragam
(mode shape) adalah fungsi dari massa dan kekakuan. Untuk massa tidak bisa diatur
kembali karena itu berkaitan dengan beban dan berat struktur sehingga dalam
menambah kekakuan struktur dapat dilakukan dengan mengubah dimensi balok,
kolom atau menambahkan dinding geser (shear wall) pada struktur. Akhirnya
dalam penyelesaian Tugas Akhir ini, penulis menambahkan dinding geser pada arah
y guna mengantisipasi hal tersebut.
Selanjutnya, dilakukan analisis perencanaan biaya, waktu, dan sumber daya
yang merupakan hasil dari estimasi yang dilakukan. Estimasi ini dilakukan dengan
metode Analisa Sumberdaya (Resources Enumeration) yaitu dengan menghitung
jumlah sumber daya sebagai dasar dalam estimasi tersebut. Proses mengestimasi
sumber daya yang dibutuhkan perlu memperhatikan jumlahnya agar biaya dan juga
waktu pelaksanaan menjadi efektif dan efisien. Dari estimasi yang dilakukan total
biaya yang didapatkan sebesar Rp 19.132.786.143 (dibulatkan menjadi Rp
19.132.787.000) dengan harga per m2
sebesar Rp 5.642.641 (dibulatkan menjadi
Rp 5.643.000).
Waktu pelaksanaan yang dibutuhkan untuk membangun Hotel Kapsul ini
yaitu 559 hari. Namun, karena terjadinya overlocated resources dalam beberapa
pekerjaan maka beberapa pekerjaan harus dilakukan perpanjangan durasi. Aktivitas
tersebut biasanya disebut dengan leveling. Dari hasil leveling tersebut didapatkan
durasi total yang dibutuhkan bertambah menjadi 609 hari. Dari estimasi biaya
waktu tersebut dihasilkan sebuah kurva S. Kurva S merupakan salah satu parameter
untuk menyesuaikan pekerjaan dilapangan dan pekerjaan yang direncanakan.
Selain itu, kemajuan dan juga keterlambatan dari proyek ini juga dapat dilihat pada kurva tersebut.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: perancangan struktur, beton bertulang, sistem penahan lateral khusus, kategori desain seismik D, analisis statik ekuivalen, uji SPT (Standard Penetration Test), pemodelan struktur, analisa sumberdaya, perpanjangan durasi.
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 15 Jun 2023 14:20
Last Modified: 15 Jun 2023 14:20
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/29143

Actions (login required)

View Item
View Item