Fauzi, Reza (2020) PRESERVASI STASIUN TAWANG TIPE A DI KOTA SEMARANG. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
160116493_Bab 0.pdf
File Pdf (793kB)
160116493_Bab 1.pdf
File Pdf (1MB)
160116493_Bab 2.pdf
File Pdf (2MB)
160116493_Bab 3.pdf
File Pdf (1MB)
160116493_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
160116493_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (5MB)
160116493_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Abstract
Kota Semarang merupakan central transportasi lintas antar kota di sekitarnya
sehingga sangat strategis sebagai gerbang masuknya wisatawan. Potensi wisata di Kota
Semarang didukung dengan fasilitas dan prasarana transportasi umum yang yang
lengkap. Bisa ditemukan berbagai stasiun kereta api yang tersebar di Kota Semarang.
Perkembangan perkeretaapian dan sektor perekonomian di Kota Semarang
berkembang sangat pesat. Kota Semarang memiliki sejarah dibangunnya stasiun kereta
api di Semarang yaitu Stasiun Tawang.
Stasiun Tawang terletak di kawasan wisata Kota Lama sehingga sangat
strategis sebagai kawasan penggerak perekonomian di sekitarnya. Letaknya yang
strategis berpotensi menjadikan mendudukung Kota Semarang sebagai Kota Wisata
Terpadu di masa depan. Pengembangan kawasan Stasiun Tawang yang tidak terencana
dengan baik dapat menjadikan kawasan ini perlahan kehilangan sisi historisnya.
Pengembangan Stasiun Tawang harus selaras dengan kawasan Kota Lama di
sekitarnya sehingga dapat saling mendukung satu sama lain.
Pemerintah Kota Semarang Bersama PT KAI (Kereta Api Indonesia) telah
merencanakan pengembangan kawasan Stasiun Tawang sejak 2019. Dengan
pengembangan kawasan jangka Panjang hingga tahun 2030 mendatang yang tertera
dalam RDTRK (Rencana Detail Tata Ruang Kota). Stasiun Tawang memiliki nilai
sejarah yang sangat panjang karena merupakan stasiun kereta api pertama di Indonesia.
Pengembangan Stasiun Tawang mengambil filosofi dan karakteristik kawasan sekitar
yang merupakan kawasan heritage Kota Lama, sehingga dalam perencanaan dan
perancangan dapat terintegrasi antara bangunan lama dan bangunan baru.
Permasalahan aksesibilitas dan pemisahan sirkulasi antara jalur drop off dan jalur
utama akan dipecahkan melalui desain yang kompatibel. Sehingga penataan kawasan
Stasiun Tawang diharapkan dapat memberi kemudahan bagi wisatawan yang datang
dan pergi menuju kota lain dan juga menjadikan Kota Semarang sebagai rute central
gerbang masuk wisatawan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stasiun Tawang, Kawasan Kota Lama, Kota Semarang, Arsitektur Perilaku, Aksesibilitas, Sirkulasi, Wisatawan, |
| Subjects: | Arsitektur > Lingkungan Kawasan Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 08 May 2023 10:29 |
| Last Modified: | 08 May 2023 10:29 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/28931 |
