KURNIAWAN, PRASETYO HENRY (2020) MASTERPLAN DESA WISATA ASAM BESAR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PARTISIPATIF DAN EKOLOGIS DI KECAMATAN MANIS MATA, KABUPATEN KETAPANG, PROVINSI KALIMANTAN BARAT. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
160116357 0.pdf
File Pdf (906kB)
160116357 1.pdf
File Pdf (745kB)
160116357 3.pdf
File Pdf (4MB)
160116357 2.pdf
File Pdf (2MB)
160116357 4.pdf
File Pdf (1MB)
160116357 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (5MB)
160116357 6.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
Abstract
Provinsi Kalimantan Barat adalah salah satu provinsi yang memiliki kekayaan alam
yang dapat dijadikan tempat wisata, namun kurangnya infrastruktur dan promosi tentang
kawasan wisata menyebabkan sepinya kunjungan wisatawan. Salah satu kawasan desa
yang berpotensi untuk menjadi tempat wisata adalah desa Asam Besar, namun status desa
tersebut masih berupa desa tertinggal. Desa Asam Besar adalah desa yang menjadi tempat
tinggal berbagai suku seperti suku Dayak, Melayu, Jawa dan Maluku-Papua. Desa Asam
Besar sendiri belum memiliki rencana pembangunan desa yang terstruktur, lebih
cenderung pembangunan untuk pemenuhan mikro. Desa Asam Besar memiliki potensi
alam yang besar karena Luas desa Asam Besar sendiri mencapai 16.000 Ha. Potensi
tersebut adalah potensi alam di desa Asam Besar, dan budaya masyarakat dayak yang
masih bertahan.
Namun dibalik potensi terdapat permasalahan kebiasaan masyarakat yang kurang baik
karena kurang partisipatif dalam pembangunan desa dan membuang sampah dan limbah
rumah tangga secara sembarangan menyebabkan lingkungan desa menjadi tidak terawat.
Permasalahan terkait alam juga terjadi akibat meluasnya perkebunan sawit yang semakin
mendekati permukiman masyarakat desa Asam Besar dan memangkas bentang alam dan
merusak ekosistem. Untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di desa Asam Besar,
diperlukan pendekatan yang sesuai supaya dapat menjadi solusi yang menguntungkan
banyak pihak serta diharapkan dapat mensejahterakan masyarakat desa Asam Besar.
Dengan melakukan studi lapangan, literatur dan komparasi, maka pendekatan yang
sesuai untuk menyelesaikan permasalahan dan potensi di desa Asam Besar adalah
pendekatan dengan arsitektur partisipatif dan ekologis. 2 Pendekatan ini dapat diterapkan
dengan kondisi desa Asam Besar saat ini yang membutuhkan ruang untuk sharing dan
ruang yang ramah lingkungan. Terciptanya ruang sharing untuk pertukaran informasi
dapat mempererat persaudaraan dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran
masyarakat desa untuk membangun desa. Selain ruang sharing, ruang yang ramah
lingkungan juga diharapkan dapat menyadarkan masyarakat bahwa pentingnya menjaga
kelestarian alam agar dapat menjadi daya tarik
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Desa Wisata, infrastruktur, kebiasaan masyarakat, kerusakan ekosistem, arsitektur partisipatif, arsitektur ekologis. |
| Subjects: | Arsitektur > Lingkungan Kawasan Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 27 Apr 2023 11:05 |
| Last Modified: | 27 Apr 2023 11:05 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/28865 |
