Leo, Charmelio (2019) ART AND CULTURE CENTRE DI KOTA KUPANG DENGAN PENDEKATAN NEO-VERNAKULAR. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Charmelio Leo)
115011581_Bab 0.pdf

File Pdf (841kB)
Text
115011581_Bab 1.pdf

File Pdf (971kB)
Text
115011581_Bab 2.pdf

File Pdf (825kB)
Text
115011581_Bab 3.pdf

File Pdf (1MB)
Text
115011581_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
115011581_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (4MB)
Text
115011581_Bab 6.pdf

File Pdf (2MB)

Abstract

Art and Culture Centre di desain di Kota Kupang . Perencanaan pembangunan ini di
pengaruhi beberapa faktor yaitu 1) Memajukan Kesenian asli daerah NTT seperti Tarian adat
daerah , lagu tradisional , pakaian adat , makanan khas dan festival asli daerah. 2) Menjadi wadah
bagi Masyarakat NTT untuk mengembangkan seni dan buday. 3) Kupang merupakan ibu kota
Propinsi Nusa Tenggara Timur dan juga merupakan ikon NTT. 4) Adanya peraturan pemerintah
pusat untuk mengembangkan pariwisata di Indonesia dan di daerah terkait. 5) Sebagai daya tarik
wisatawan dari dalam maupun luar negeri.
Art and culture centre dirancang dengan lokasi di Kota Kupang, Propinsi Nusa Tenggara
Timur. Kota Kupang merupakan ikon dan juga sebagai ibu kota propinsi Nusa Tenggara Timur
Art and culture sendiri di rancang sebagai pusat seni dan budaya untuk propinsi Nusa Tenggara
Timur.di harapkan dengan adanya pembangunan ini maka dapat menjadi pusat untuk
mengembangkan seni dan budaya NTT . juga dapat menjadi tempat untuk di selenggarakannya
acara acara seperti Festival Budaya dan kegiatan lain yang berhubungan dengan seni dan Budaya
Perancangan pembangunan ini nantinya di lakukan dengan pendekatan arsitektur Neo-Vernakular
yaitu : Desain yang mengutamakan nilai nilai Budaya setempat tetapi lebih ke arah Desain yang
Modern
Permasalahan pada “Art and culture centre”, yaitu Bagaimana wujud rancangan Art and Culture
Centre di Kupang yang berfungsi sebagai Pusat Seni dan Budaya bagi Masyarakat NTT dengan
pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular sehingga dapat menjadi identitas yang dapat mencitrakan
daerah tersebut?. Oleh karena itu, proses perancangan bangunan ini menggunakan konsep
pendekatan arsitektur Neo-Vernakular. Pendekatan tersebut didukung dengan pengelolahan
elemen arsitektural dan mengutamakan nilai budaya setempat.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Art and Culture Centre, Kupang, Arsitektur Neo-Vernakular
Subjects: Arsitektur > Teknologi Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Teknologi Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 03 Apr 2023 03:11
Last Modified: 03 Apr 2023 03:11
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/28798

Actions (login required)

View Item
View Item