FHM, FELICIA ECHIE (2022) PEMBINGKAIAN BERITA PADA PORTAL BERITA ONLINE (ANALISIS FRAMING BERITA KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TENTANG PARIWISATA DI ERA NEW NORMAL DI KRJOGJA.COM DAN HARIANJOGJA.COM PERIODE AGUSTUS 2020). S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (FELICIA ECHIE FHM)
161006124 0.pdf

File Pdf (596kB)
Text
161006124 1.pdf

File Pdf (572kB)
Text
161006124 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (382kB)
Text
161006124 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (471kB)
Text
161006124 4.pdf

File Pdf (309kB)

Abstract

Adanya pandemi covid-19 di Indonesia membuat berbagai daerah dan
sektor terdampak, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satu
sektor yang terdampak pandemi covid-19 yang cukup disorot oleh media adalah
sektor pariwisata. Pada tahun 2020 devisa dari sektor ini mengalami penurunan
drastis sebesar 90%. Maka dari itu, penulis tertarik untuk mengulas tentang
bingkai berita terkait kebijakan pemerintah terhadap pariwisata di awal era new
normal, tepatnya bulan Agustus 2020. Penulis ingin melihat dari 2 (dua) portal
berita online lokal, yaitu KRjogja.com dan Harianjogja.com. Jenis penelitian
yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah kombinasi antara Analisis Teks
Media (ATM) yaitu analisis framing dengan penelitian kualitatif. Penelitian ini
memperoleh data dengan mengumpulkan teks/dokumen dan wawancara. Dalam
penelitian ini, penulis menggunakan metode analisis framing model Robert N.
Entman untuk menganalisis teks. Kemudian untuk menganalisis konteks, yaitu
proses produksi berita, penulis menggunakan 4 (empat) tahap, yaitu
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan analisis framing Robert N. Entman, secara garis besar, kedua
portal berita memiliki kesamaan dalam membingkai beritanya. Mulai dari
pendefinisian masalah yaitu tentang (1) Upaya pemerintah dalam memulihkan
perekonomian dan pariwisata DIY, (2) Membludaknya jumlah wisatawan yang
mencapai 39.000 orang, (3) Upaya pemerintah mengerahkan personel untuk
menghadapi lonjakan wisatawan. Pada penekanan penyelesaian juga terdapat
kesamaan, di mana ditunjukkan upaya-upaya dari pemerintah untuk mengatasi
permasalahan yang ada. Selain itu, ditunjukkan pula harapan kepada
masyarakat terutama wisatawan agar memiliki kesadaran dan bersikap proaktif
dalam menerapkan protokol kesehatan. Kemudian aktor (narasumber) yang
ditampilkan di kedua portal berita pun sama, yaitu dari sisi pemerintah dan
pengelola wisata. Selanjutnya pada proses produksi beritanya juga terdapat
banyak kesamaan. Dalam tahap news planning, kedua portal berita sama-sama
melakukan rapat redaksi. Tahap news gathering, keduanya memaksimalkan
adanya teknologi digital dalam proses wawancaranya. Tahap news writing,
keduanya menuliskan teks beritanya dengan memperhatikan komposisi naskah
berita, struktur piramida terbalik, serta unsur 5W+1H. Pembedanya adalah pada
nilai berita yang dibawa. Tahap news editing, keduanya sama-sama
memperhatikan sisi substansialnya, dengan menulis dan menyunting berita
berdasarkan fakta. Pada tahap news publishing berita pariwisata, kedua portal
berita memberi kewenangan masing-masing Redaktur untuk
mempublikasikannya. Dari setiap proses pembingkaian berita tersebut, faktor
individu, rutinitas media, organisasi media, kekuatan ekstra media, serta
ideologi memiliki pengaruh dalam pemberitaan kedua portal berita. Dalam
faktor-faktor yang mempengaruhi pemberitaannya terlihat dominasi oleh
pemerintah. Kedua portal berita menjadi media perpanjangan tangan
pemerintah. Yang mana pemerintah ingin menginformasikan kepada
masyarakat kondisi pariwisata pada masa itu (awal new normal) serta upayaupaya
penegakan protokol kesehatan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Analisis Framing Robert N. Entman, Pembingkaian Berita, Proses Produksi Berita, Pemerintah, Pariwisata
Subjects: Sosiologi > Media
Divisions: Fakultas ISIP > Sosiologi
Date Deposited: 02 Mar 2023 03:30
Last Modified: 02 Mar 2023 03:30
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/28617

Actions (login required)

View Item
View Item