Priambodo, Alvian Angga (2020) TINJAUAN TEORITIS KAPASITAS LENTUR DAN GESER BALOK BETON SELF COMPACTING CONCRETE DENGAN SUBSTITUSI AGREGAT HALUS LIMBAH TAILING TAMBANG EMAS. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Alvian Angga Priambodo)
160216432_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
160216432_Bab 1.pdf

File Pdf (221kB)
Text
160216432_Bab 2.pdf

File Pdf (208kB)
Text
160216432_Bab 3.pdf

File Pdf (544kB)
Text
160216432_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (312kB)
Text
160216432_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (575kB)
Text
160216432_Bab 6.pdf

File Pdf (161kB)

Abstract

Seiring berkembangnya zaman banyak ide konstruksi unik yang diaplikasikan pada
desain konstruksi, khususnya pada beton bertulang. Bentuk konstruksi yang
kompleks dapat menimbulkan masalah pada penuangan ataupun pengecoran beton
pada bekisting. Sehingga akan menghasilkan beton yang porous dan mengalami
pemisahan material. Dengan adanya hal tersebut ditemukanlah beton Self
Compacting Concrete (SCC) yang dapat memadat sendiri dan mengisi sela – sela
bekisting dengan baik tanpa diperlukan bantuan vibrator. Beton Self Compacting
Concrete (SCC) adalah salah satu impian mendapatkan beton yang mempunyai
kuat tekan tinggi tetapi tetap mudah dikerjakan bahkan proses pemadatan hanya
dengan menggunakan berat sendirinya. Untuk mendapatkan beton SCC perlu
adanya penambahan zat aditif superplaticizer.
Penelitian dari Amalia & Riyadi (2019 berjudul Kualitas Beton SCC dengan
Agregat Halus Tailing Tambang Emas Daerah Pongkor, menggunakan variasi
tailing 0%, 5%, 10%, dan 15%, dimana data sekunder yang digunakan adalah kuat
tekan dan modulus elastisitas beton. Studi eksperimen yang dilakukan terkait
penggunaan limbah tailing tambang emas daerah Pongkor pada beton SCC belum
diaplikasikan pada balok. Peneliti akan melakukan perhitungan analisis teoritis dari
data sekunder yaitu kuat tekan dan modulus elastisitas untuk menentukan kapasitas
lentur, geser, defleksi, dan daktilitas pada balok tailing.
Hasil perhitungan teoritis berdasarkan data sekunder dari penelitian Amalia &
Riyadi menggunakan dimensi penampang balok 250 x 300 mm dan bentang balok
3000 mm dengan tulangan tarik 4D22 dan tulangan tekan 2D13. Kapasitas momen
lentur secara berturut – turut didapatkan hasil perhitungan 109,522 KNm, 113,435
KNm, 115,063 KNm, dan 111,180 KNm. Kapasitas kuat geser nominal didapatkan
hasil perhitungan 169,2734 KN, 176,4961 KN, 180,1514 KN, dan 172,1265 KN.
Defleksi didapatkan hasil perhitungan 6,91518 mm, 5,26143 mm, 3,81409 mm, dan
6,22768 mm. Daktilitas didapatkan hasil perhitungan 1,15513, 1,15587, 1,15616,
dan 1,15545. Dari hasil tersebut kapasitas lentur, geser, daktilitas akan meningkat
sampai dengan kadar tailing 10% setelah itu akan mengalamni penurunan.
Sedangkan lendutan akan menurun sampai dengan kadar tailing 10% setelah itu
akan mengalami peningkatan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: self compacting concrete, tailing, kapasitas lentur, kapasitas geser
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 06 Jan 2023 04:25
Last Modified: 06 Jan 2023 04:25
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/28208

Actions (login required)

View Item
View Item