Dewangga, Octa Putra (2021) PENGARUH TEBAL TANAH STABILISASI DAN PARAMETER KUAT GESER TANAH TERHADAP DAYA DUKUNG PONDASI PADA KONDISI ELASTIS. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
170216931_Bab 0.pdf
File Pdf (744kB)
170216931_Bab 1.pdf
File Pdf (128kB)
170216931_Bab 2.pdf
File Pdf (264kB)
170216931_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (168kB)
170216931_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (285kB)
170216931_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (435kB)
170216931_Bab 6.pdf
File Pdf (121kB)
Abstract
Tanah merupakan salah satu komponen yang penting dalam suatu pekerjaan
konstruksi, seringkali pembangunan dilakukan diatas tanah lunak. Tanah lunak
identik dengan daya dukung yang rendah dan penurunan yang besar, sehingga hal
tersebut harus diatasi supaya memenuhi persyaratan teknis. Stabilisasi tanah
menggunakan bahan aditif merupakan salah satu metode yang dilakukan dalam
bidang Geoteknik untuk meningkatkan daya dukung tanah. Dengan karakteristik
tanah yang beragam dan belum banyak yang meneliti daya dukung tanah pada
kondisi stabilisasi. Maka dilakukan penelitian meneliti pengaruh stabilisasi tanah
terhadap daya dukung tanah dasar.
Tugas akhir ini dilakukan dengan simulasi numeris dengan metode finite element
analysis menggunakan software GeoStudio 2021 dengan variasi parameter meliputi
kohesi, sudut gesek dalam dan Modulus Elastistas selain itu dengan penambahan
bahan aditif berupa kapur dan semen. Pemodelan dilakukan pada 2 lapis dengan
bagian atas merupakan bagian stabilisasi. Pemodelan dilakukan pada pondasai
dengan diameter 2 meter, dengan 3 variasi tebal stabilisasi yaitu 50 cm, 100cm, dan
200 cm. Dengan membatasi penurunan tanah sebesar 2% dari diameter pondasi.
Selain itu dilakukan juga perhitungan manual menggunakan persamaan menurut
Thome, dkk (2005) untuk membandingkan hasil perhitungan.
Berdasarkan penelitian, dengan bahan aditif semen semen berpengaruh signifikan
terhadap daya dukung tanah, dengan peningkatan rata-rata pada semen 85% dan
kapur sebesar 28%. Dengan rasio tebal stabilisasi optimum didapatkan pada H/D
1,5 pada kapur, dan H/D 2 pada semen. Dari studi parametrik parameter kohesi dan
sudut gesek dalam berpengaruh signifikan terhadap daya dukung tanah. Karena
kohesi dan sudut gesek dalam merupakan strength properties sehingga berpengaruh
langsung terhadap daya dukung tanah. Hasil perbandingan menggunakan
persamaan Thome, dkk (2005) cukup berbeda, karena penelitian ini tidak
memperhitungan kondisi stabilisasi serta range soil properties berdasarkan
tingkatan kondisi stabilisasi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tanah lunak, daya dukung tanah, stabilisasi, rasio tebal stabilisasi. |
| Subjects: | Sipil > Geo Teknik Sipil > Geo Teknik |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 04 Jan 2023 04:53 |
| Last Modified: | 04 Jan 2023 04:53 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/28190 |
