Tiaradianti, Felicia Viona (2022) DESAIN DAN MAKNA ORNAMEN PADA HUMA BETANG TUMBANG TOYOI DI DESA MALAHOI DENGAN TINJAUAN SEMIOTIKA ARSITEKTUR. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
180117315_Bab 0.pdf
Download (288kB) | Preview
180117315_Bab 1.pdf
Download (375kB) | Preview
180117315_Bab 2.pdf
Download (1MB) | Preview
180117315_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (222kB)
180117315_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (164kB)
180117315_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
180117315_Bab 6.pdf
Download (698kB) | Preview
Abstract
Rumah Betang Tumbang Toyoi adalah bangunan cagar budaya yang dibangun
pada tahun 1869. Rumah Betang Tumbang Toyoi menempati lahan seluas 1 hektar. Rumah
Betang Tumbang Toyoi adalah rumah yang berlokasi di desa Malahoi, Kabupaten Gunung
Mas, Kalimantan Tengah. Rumah Betang Tumbang Toyoi dibangun berdasarkan
kepercayaan Hindu Kaharingan. Terdapat 11 ornamen yang dapat dianalisis dan didata
berdasarkan 19 ornamen pada Betang Tumbang Toyoi yang diciptakan berdasarkan
kepercayaan Hindu Kaharingan dan sejarah keluarga. Permasalahan yang ditemukan pada
Rumah Betang Tumbang Toyoi saat ini belum adanya penelitian mengenai desain dan
makna ornamen pada Rumah Betang khusus pada Betang Toyoi sehingga diharapkan dari
penelitian ini dapat mempermudah memberi pemahaman bagi para pengunjung Rumah
Betang Tumbang Toyoi. Data penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, observasi
lapangan, wawancara. Hasil dari penelitian yang telah dikumpulkan ini kemudian dianalisis
dan ditarik kesimpulan berdasarkan dari pengamatan.
Rumah Betang Tumbang Toyoi memiliki keunikan dari rumah betang lain. Fungsi
ornamen tidak hanya sebagai fungsi estetika belaka namun juga memiliki makna lain yang
berdasarkan dari keyakinan agama Hindu Kaharingan dan sejarah keluarga pada masa lalu.
Penelitian ornamen pada Rumah Betang Tumbang Toyoi menjelaskan mengenai bagian
pada rumah betang yang merupakan komponen estetika arsitektur yang memiliki makna
tertentu menggunakan teori Semiotika Arsitektur mengenai makna di balik sebuah tanda.
Selain itu, perkembangan arsitektur pada masa modern ini mengurangi pengaplikasian
ornamen kearifan lokal. Penelitian ini memiliki tujuan menjadikan ornamen sebagai bagian
dari arsitektur tradisional.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Huma Betang Toyoi, Cultural Heritage, Ornament, Hindu Kaharingan |
| Subjects: | Arsitektur > Bangunan Arsitektural Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Depositing User: | Editor 3 uajy |
| Date Deposited: | 29 Nov 2022 04:34 |
| Last Modified: | 29 Nov 2022 04:34 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/28097 |
