Sitohang, Felipe Bagaskara Putra (2022) Perencanaan dan Perancangan Masterplan Permukiman Ekologi Nusantara di Sepaku Tiga, K-IKN, Kalimantan Timur dengan Pendekatan “Smart-Eco2city”. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
180117310_Bab 0.pdf
File Pdf (1MB)
180117310_Bab 1.pdf
File Pdf (784kB)
180117310_Bab 2.pdf
File Pdf (823kB)
180117310_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
180117310_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
180117310_Bab 5.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Indonesia berencana memiliki ibukota negara baru di wilayah Sepaku, Kalimantan Timur
dengan nama "Nusantara" sehingga akan begitu banyak pembangunan, integrasi infrastruktur
dan penghidupan di wilayahnya. Dengan rencana ini, banyak pengadaan fasilitas, serta
permukiman yang berpotensi untuk dibangun. Terkhusus bagi calon permukiman baru, terdapat
potensi dampak positif dan negatif dalam rencana pembangunannya. Permukiman di Indonesia
memiliki banyak permasalahan dalam pengembangan, penyediaan dan pembangunannya
seperti adanya ketidak sesuaian dengan konteksual lokasi dan regulasi sehingga muncul adanya
fenomena permukiman kumuh dan permukiman tidak layak huni. Sehingga, perlu pengadaan
permukiman di ibukota negara baru yang sesuai dengan konteks lokasi, regulasi dan proses
perkembangan global.
Kalimantan memiliki kekayaan flora fauna yang berperan penting sebagai ekosistem
paru-paru dunia sehingga banyak pertimbangan oleh pemerintah untuk aspek-aspek
pembangunannya seperti konsep sustainability dan smart city. Maka, untuk merespon
pembangunan di ibukota baru "Nusantara", penulis terinspirasi untuk membuat alternatif
rancangan masterplan "Permukiman Ekologi Nusantara" dengan pendekatan arsitektur ekologis.
Harapannya untuk menciptakan permukiman bagi masyarakat Indonesia yang memaksimalkan
potensi positif dan menekankan kehidupan masyarakat self-sufficient dengan memiliki ekosistem
ekonomi dan pangan yang stabil misalnya pemanfaatan sumber daya terbarukan, fasilitas
rekreasi, serta pusat komunitas bagi masyarakat.
Melihat konsep pembangunan wilayah ibukota "Nusantara" yang berbeda, maka berlaku
juga dengan permukiman. Tidak lagi permukiman konvensional untuk beristirahat saja, atau
menjadi penghasil jejak karbon, tetapi mampu menghidupi komunitas dan masyarakat sendiri
dengan latar pertimbangan ekologi dan nusantara. Pertimbangan ekologi dan nusantara berarti
memperhatikan ekosistem di dalamnya serta mengadopsi kekayaan nusantara, sehingga elemen
permukiman bersifat kontekstual dan resiliens. Pertimbangan ekologis akan berkaitan dengan
prinsip urban smartcity dan eco
city dimana lingkungan permukiman akan mewadahi jaringan
infrastruktur dan fasilitas yang cerdas, ekonomis dan ekologis sehingga menjadi wadah
kebutuhan aspek ekonomi, sosial, budaya serta lingkungan hidup bagi penghuni. Komponen
biotik dan abiotik dalam permukiman masing-masing akan mengisi peran pada jaringan
ekosistem lingkungan hidup secara cerdas dan ekologis.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Permukiman, Arsitektur Ekologis. Smart City, Eco2 City |
| Subjects: | Arsitektur > Teknologi Arsitektural Penelitian Dosen > Arsitektur > Teknologi Arsitektural |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 29 Nov 2022 04:12 |
| Last Modified: | 29 Nov 2022 04:12 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/28091 |
