Astuti, Clara Regina Indri (2022) PENATAAN KORIDOR JALAN LAKSAMANA MALAHAYATI DAN JALAN IKAN KAKAP DI BANDAR LAMPUNG DENGAN PENDEKATAN LIVABLE STREETS. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
180117301_Bab 0.pdf
File Pdf (920kB)
180117301_Bab 1.pdf
File Pdf (274kB)
180117301_Bab 2.pdf
File Pdf (1MB)
180117301_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (413kB)
180117301_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (3MB)
180117301_Bab 5.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Koridor Jalan Laksamana Malahayati dan Jalan Ikan Kakap merupakan koridor perdagangan
yang terletak di Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung. Kota
Bandar Lampung adalah ibu kota Provinsi Lampung. Kota Bandar Lampung telah ditetapkan sebagai
Pusat Kegiatan Nasional (PKN) dengan fungsi utama menjadi pusat pemerintahan provinsi, pusat
perdagangan dan jasa regional, pusat distribusi dan koleksi, pusat pendukung jasa pariwisata, dan pusat
pendidikan tinggi. (BPIW Kota Bandar Lampung, 2016). Koridor Jalan Laksamana Malahayati saat ini
didominasi oleh deretan pertokoan, perkantoran, hunian vertikal dan menjadi jalan arteri sekunder
sehingga menjadi jalur sirkulasi bagi seluruh kendaraan yang melewati kawasan ini. Sedangkan Jalan
Ikan Kakap saat ini didominasi oleh deretan pertokoan dan hunian vertical. Kedua koridor jalan ini
memiliki daya tariknya tersendiri sebagai salah satu kawasan perdagangan di Kota Bandar Lampung
dan memiliki beberapa bangunan tua yang telah didaftarkan sebagai cagar budaya seperti Vihara Thay
Hin Bio dan Masjid Jami “Al-Anwar yang dapat dijadikan sebagai salah satu daya tarik pengunjung.
Walaupun memiliki potensi kawasan yang baik dalam menunjang kegiatan perdagangan di
daerah tersebut, tetapi kondisi koridor Jalan Laksamana Malahayati dan Jalan Ikan Kakap masih kurang
memenuhi kriteria kelayakan koridor jalan yang nyaman dan aman bagi seluruh pengguna jalan pada
daerah tersebut. Kondisi kedua koridor jalan yang kurang tertata dan kurangnya fasilitas penunjang
untuk memfasilitasi pengguna jalan terutama pejalan kaki, peseda, dan pengguna kendaraan membuat
tingkat kenyamanan dan keamanan dalam kedua koridor jalan tersebut berkurang. Kurangnya lahan
parkir bagi kendaraan pengunjung di kedua koridor jalan tersebut menyebabkan penggunaan bahu jalan
menjadi lahan parkir yang berdampak kemacetan di jam tertentu. Di sekitar koridor Jalan Laksamana
Malahayati dan Jalan Ikan Kakap juga terdapat bangunan yang tidak terawat dan bangunan tua yang
tidak beroperasi lagi, hal itu membuat kesan suram dan menyeramkan pada saat melewati jalan ini di
malam hari.
Berdasarkan potensi dan permasalahan yang terdapat dalam koridor Jalan Laksamana
Malahayati dan Jalan Ikan Kakap, maka diperlukan penataan kembali pada kedua koridor jalan tersebut
terutama pada jalur pedestrian, lahan parkir, fasilitas penunjang jalan, dan fasad bangunan yang terarah.
Dalam menata dan merancang koridor Jalan Laksamana Malahayati dan Jalan Ikan Kakap perlu
memperhatikan beberapa aspek baik dari lingkungan, sosial, ekonomi, dan budaya sekitar sehingga
saling berkesinambungan dalam menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengguna jalan.
Oleh karena itu, penataan dan perancangan koridor Jalan Laksamana Malahayati dan Jalan Ikan Kakap
akan menggunakan pendekatan livable streets untuk memahami hubungan antara setting fisik dan
aktivitas, yang dapat menjadi pertimbangan dalam menciptakan desain koridor jalan yang nyaman dan
aman bagi seluruh kegiatan pengguna jalan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Koridor Jalan, Bandar Lampung, Jalan Laksamana Malahayati, Jalan Ikan Kakap, Livable Streets |
| Subjects: | Arsitektur > Lingkungan Kawasan Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 29 Nov 2022 03:09 |
| Last Modified: | 29 Nov 2022 04:58 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/28090 |
