Yesastia, Diandra (2022) PERANCANGAN GEDUNG PERTUNJUKAN TAMAN BUDAYA KARAWITAN DAN WAYANG KULIT DI PANDOWOHARJO, SLEMAN. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
180117243_Bab 0.pdf
File Pdf (447kB)
180117243_Bab 1.pdf
File Pdf (679kB)
180117243_Bab 2.pdf
File Pdf (1MB)
180117243_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (304kB)
180117243_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (3MB)
180117243_Bab 5.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Pandemi Covid-19 menjadi sebuah permasalahan global dalam berbagai aspek, terutama ekonomi dan juga
sosial budaya. Perusahaan-perusahaan swasta maupun negeri, pekerja lepas maupun komunitas dan UKM banyak
yang mengalami kerugian dan kesulitan, terutama bagi para seniman. Para seniman tak memiliki cukup banyak
ruang untuk berekspresi selama masa pandemi.
Sleman, bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan kabupaten dengan jumlah potensi komunitas
seni dan seniman tertinggi memiliki kekurangan fasilitas dan akses menuju ke fasilitas yang dapat menunjang
kegiatan perekonomian mereka. Seiring majunya zaman, sistem adat-istiadat, kebudayaan serta norma sosial Jawa
yang terus menerus dan terikat oleh suatu identitas bersama sebagai orang Jawa merupakan suatu warisan sejarah
atau kearifan lokal yang patut dilestarikan ke generasi-generasi penerus. Sebagian besar dari seniman tersebut
merupakan seniman kebudayaan lokal yang bergerak dalam wayang kulit atau pedalangan dan karawitan, disusul
dengan kesenian lainnya.
Selain itu, pandemi juga berdampak pada sisi arsitektur. Selaras dengan Rencana Umum Energi Nasional
(RUEN) Indonesia, kebutuhan arsitektur hijau dan sustainable juga mendukung bentuk-bentuk pasif pencegahan
penularan virus seperti dalam penerapan penghawaan alami. Metode yang digunakan dalam proses penelitian
adalah pengambilan data deskriptif kualitatif melalui wawancara, pengamatan lapangan dan pengambilan data
sekunder lewat internet. Dalam perancangan, metode yang akan digunakan adalah pengumpulan data, analisis,
sintesis konsep, kemudian perancangan bangunan yang berupa taman budaya yang dapat mengakomodasi
pertunjukan wayang kulit, karawitan, hingga kegiatan-kegiatan mikro lainnya terutama penunjang perekonomian
lokal sekaligus daya tarik turis yang mendukung penampilan pertunjukan secara virtual. Hasil yang diharapkan
adalah dirancangnya suatu ruang wadah bagi para seniman wayang kulit untuk tetap berkarya dalam masa dan
sesuai dengan standard-standard pasca-pandemi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | taman budaya, wayang kulit, gamelan, penghawaan campuran |
| Subjects: | Arsitektur > Lingkungan Kawasan Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 28 Nov 2022 04:48 |
| Last Modified: | 29 Nov 2022 02:46 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/28078 |
