Prabowo, Jonathan Adhihutomo (2021) ANALISIS BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG DPRD PROVINSI KEPULAUAN RIAU DENGAN METODE LIFE CYCLE COST. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Jonathan Adhihutomo Prabowo)
Skripsi_TS_140215277_Jonathan Adhihutomo.pdf

File Pdf (1MB)
Text
Skripsi_TS_140215277_Jonathan Adhihutomo 1.pdf

File Pdf (322kB)
Text
Skripsi_TS_140215277_Jonathan Adhihutomo-2.pdf

File Pdf (202kB)
Text
Skripsi_TS_140215277_Jonathan Adhihutomo-3.pdf

File Pdf (233kB)
Text
Skripsi_TS_140215277_Jonathan Adhihutomo- 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (343kB)
Text
Skripsi_TS_140215277_Jonathan Adhihutomo-5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (638kB)
Text
Skripsi_TS_140215277_Jonathan Adhihutomo-6.pdf

File Pdf (301kB)

Abstract

ANALISIS BIAYA PEMELIHARAAN GEDUNG DPRD PROVINSI
KEPULAUAN RIAU, Jonathan Adhihutomo Prabowo, NPM 14.02.15277, tahun
2020, Bidang Perminatan Manajemen Konstruksi, Program Studi Teknik Sipil,
Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Fasilitas Gedung DPRD sangat diperlukan sebagai penunjang kinerja para
anggota legislatif. Bangunan gedung DPRD termasuk dalam kategori Gedung Negara
provinsi yaitu bangunan gedung untuk keperluan dinas pelaksanaan tugas otonomi
provinsi. Pembangunan Gedung DPRD provinsi Kepulauan Riau yang terletak di
Kota Tanjungpinang memakan waktu yang cukup lama yaitu dimulai pada tahun
2007 sampai dengan 2012. Saat ini Gedung DPRD provinsi Kepulauan Riau sudah
beroperasi untuk menunjang pekerjaan para anggota. Pemeliharaan Gedung DPRD
terus dilakukan secara rutin dan diurus oleh Subag Rumah Tangga, Perlengkapan dan
Protokol dimana biaya pemeliharaan diajukan sebagai pengeluaran APBD Provinsi
Kepulauan Riau.
Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisa nilai ekonomis
sebuah bangunan dengan mempertimbangkan biaya pengoperasian sepanjang umur
hidup bangunan adalah metode Life Cycle Cost (LCC). Penelitian dilakukan pada
Gedung DPRD provinsi Kepulauan Riau yang terletak di Kota Tanjungpinang.
Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah di uraikan pada bab
sebelumnya, maka kesimpulan dari analisis menggunakan metode Life Cycle Cost
(LCC) dengan rentang waktu 25 tahun dan suku bunga 6% tanpa diperkirakan
terjadinya inflasi didapatkan hasil sebesar Rp 8.226.311.704,00. Rincian hasil
perhitungannya adalah sebagai berikut biaya pembangunan Rp 3.989.678.369,00 ;
biaya operasional Rp 2.623.775.856,00 serta biaya perawatan dan penggantian
sebesar Rp 1.612.857.479,00.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Pemeliharaan, Life Cycle Cost, Bangunan Gedung.
Subjects: Civil Engineering > Construction Management
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 16 Nov 2022 02:44
Last Modified: 16 Nov 2022 02:44
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/27943

Actions (login required)

View Item
View Item