SJAMSUARDI, FREDERICA NANCY (2022) PRAKTIK JURNALISME KESEHATAN PADA PEMBERITAAN ISU STUNTING DI MEDIA ONLINE DETIK.COM. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
180906702 0.pdf
File Pdf (876kB)
180906702 1.pdf
File Pdf (1MB)
180906702 2.pdf
File Pdf (480kB)
180906702 3.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (659kB)
180906702 4.pdf
File Pdf (711kB)
Abstract
Stunting menjadi kekhawatiran setiap individu, keluarga, dan masyarakat.
Indikator kekurangan gizi yang berlangsung selama 1000 hari pertama kehidupan
ini berdampak jangka panjang, sebab dapat menghambat perkembangan organ
tubuh dan otak anak. Di sisi lain, angka prevalensi stunting Indonesia per 2021
masih tergolong lebih tinggi 4,4% dari standar 20% yang ditetapkan organisasi
kesehatan dunia, WHO. Menurut Bank Dunia, persoalan stunting dapat
menimbulkan kerugian ekonomi jangka panjang sebesar 2-3% dari PDB per tahun.
Dengan meluasnya dampak stunting, semua pihak diajak bersinergi dalam
menangani isu kesehatan ini, tak terkecuali media lewat karya jurnalistiknya, yang
dalam konteks ini dikenal pula jurnalisme kesehatan. Di sisi lain, berita-berita
kesehatan makin masif dan mudah ditemukan secara daring. Oleh sebab itu,
penelitian ini melihat bagaimana praktik jurnalisme kesehatan pada isu stunting di
salah satu media online, yakni detik.com.
Penelitian ini menggunakan desain analisis isi kuantitatif pada 92 artikel
berita berjudul stunting. Unit analisis penelitian ini terdiri dari tiga poin utama
yang terdiri dari kelengkapan unsur berita, praktik jurnalisme kesehatan, dan
pemilihan sumber berita kesehatan.
Berdasarkan temuan dan analisis data, hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa detik.com cenderung membahas bagaimana negara menanggapi dan
menangani persoalan stunting. Selain itu, sebagai media online, detik.com telah
turut mengambil andil membahas isu stunting. Akan tetapi, detik.com belum
optimal dalam menghadirkan informasi yang lengkap maupun mengarahkan
beritanya pada tujuan jurnalisme kesehatan. Selain itu, terdapat indikasi bahwa
sumber yang dijadikan rujukan informasi dalam pemberitaan stunting oleh
detik.com belum seimbang dan independen.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | jurnalisme kesehatan, stunting, media online. |
| Subjects: | Komunikasi > Jurnalisme |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi |
| Date Deposited: | 15 Nov 2022 05:23 |
| Last Modified: | 15 Nov 2022 05:23 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/27927 |
