PUTRI, ELIEOLSA WANMILSEN CINDANA (2022) PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KOPI PADA KEDAI KOPIKABANA. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (ELIEOLSA WANMILSEN CINDANA PUTRI)
18 06 09757 0.pdf

File Pdf (485kB)
Text
18 06 09757 1.pdf

File Pdf (312kB)
Text
18 06 09757 2.pdf

File Pdf (493kB)
Text
18 06 09757 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (509kB)
Text
18 06 09757 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (730kB)
Text
18 06 09757 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (467kB)
Text
18 06 09757 8.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (393kB)
Text
18 06 09757 6.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (411kB)
Text
18 06 09757 7.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
18 06 09757 9.pdf

File Pdf (546kB)

Abstract

Persediaan merupakan unsur penting dalam proses produksi. Proses produksi
akan berjalan dengan lancar apabila jumlah persediaan yang dimiliki cukup. Cukup
dalam artian tidak terlalu banyak maupun terlalu sedikit. Kedai KOPIKABANA
dalam penerapannya tidak dapat menentukan jumlah bahan baku kopi yang
dibutuhkan, sehingga mengakibatkan terjadinya lost sales. Tujuan dari
dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengurangi terjadinya lost sales dan
membuat total biaya persediaan lebih rendah dibandingkan persediaan awal
dengan memperhatikan biaya beli bahan baku kopi dan kapasitas simpan yang
tersedia di Kedai KOPIKABANA.
Solusi yang diajukan untuk menyelesaikan masalah adalah dengan menentukan
kuantitas persediaan bahan baku dengan menggunakan suatu metode
persediaan. Alternatif metode yang terpilih adalah Lagrange Multiplier dan MinMax.

Ketiga metode tersebut kemudian disimulasikan menggunakan Microsoft
Excel untuk mengetahui total biaya persediaan dan jumlah lost sales yang
dihasilkan.
Hasil simulasi menunjukkan metode Lagrange Multiplier merupakan metode
terbaik dibandingkan alternatif metode lain. Hasil dari penelitian ini berupa usulan
kuantitas pemesanan, safety stock, dan reorder point beserta spreadsheet untuk
menghitung persediaan menggunakan metode Lagrange Multiplier. Menggunakan
usulan tersebut, total biaya persediaan yang dihasilkan untuk Arabika sebesar
Rp3.942.710,55 dimana Rp859.789,45 lebih rendah dibandingkan total biaya
persediaan awal dan total biaya persediaan yang dihasilkan untuk Robusta
sebesar Rp1.097.546,31dimana Rp654.953,69 lebih rendah dibandingkan total
biaya persediaan awal. Menggunakan metode tersebut, keduanya juga tidak
mengahasilkan lost sales. Dimana lost salesnya 0 porsi.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kopi, Lost Sales, Simulasi, Lagrange Multiplier, Total Biaya Persediaan
Subjects: Teknik Industri > Produksi
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Date Deposited: 08 Nov 2022 03:35
Last Modified: 08 Nov 2022 03:35
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/27825

Actions (login required)

View Item
View Item