Estiningtyas, M. C. (2022) PERENCANAAN RUTE DISTRIBUSI UMKM KERUPUK 808 UNTUK MEMINIMASI KETERLAMBATAN PENGIRIMAN. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (M. C. Estiningtyas)
180609761_Bab 0.pdf

File Pdf (390kB)
Text
180609761_Bab 1.pdf

File Pdf (108kB)
Text
180609761_Bab 2.pdf

File Pdf (305kB)
Text
180609761_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (138kB)
Text
180609761_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (488kB)
Text
180609761_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (780kB)
Text
180609761_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
180609761_Bab 7.pdf

File Pdf (166kB)

Abstract

UMKM Kerupuk 808 merupakan usaha lokal asal Palembang yang bergerak pada
bidang makanan, yaitu kerupuk dan kemplang. Saat ini, UMKM Kerupuk 808
melakukan pengiriman pesanan kepada konsumennya dengan menggunakan
kurir pribadi. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM Kerupuk 808 adalah sering
mengalami keterlambatan pengiriman pesanan dikarenakan jumlah dan kapasitas
armada yang digunakan terbatas. Keterlambatan pengiriman pesanan ini
menyebabkan UMKM Kerupuk 808 menerima banyak komplain hingga pernah
mengalami kehilangan konsumen tetap. Berdasarkan analisis akar masalah
dengan menggunakan fishbone diagram, penyebab utama dari keterlambatan
pengiriman yang terjadi adalah UMKM Kerupuk 808 menentukan rute secara
subjektif dan acak.
Keunikan dari penelitian ini adalah kurir mengharapkan adanya penambahan
jumlah armada untuk mempermudah proses distribusi. Di lain sisi, pemilik UMKM
Kerupuk 808 memiliki keterbatasan budget untuk memenuhi permintaan tersebut
dan memilih untuk mengganti armada saat ini dengan armada yang sesuai dengan
kebutuhan. Maka dari itu, pada penelitian ini akan melakukan perancangan rute
distribusi dengan tiga alternatif solusi yang mempertimbangkan biaya pada setiap
alternatif solusi. Alternatif solusi pertama adalah perancangan rute dengan
memanfaatkan armada yang ada, alternatif solusi kedua adalah perancangan rute
dengan penambahan jumlah armada, dan alternatif solusi ketiga adalah
perancangan rute dengan mengganti armada dengan kapasitas yang sesuai
dengan kebutuhan. Terdapat empat metode yang digunakan sebagai
perbandingan hasil dalam penelitian, yaitu Metode Nearest Neighbour, Nearest
Neighbour Insertion, Algoritma Sweep, dan Saving Matrix.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, solusi yang terpilih adalah
perancangan rute dengan mengganti armada dengan kapasitas yang sesuai
dengan kebutuhan. Metode yang menghasilkan jarak tempuh dan waktu tempuh
terpendek adalah Metode Nearest Neighbour Insertion dan Saving Matrix. Hasil
perancangan rute yang dilakukan mampu meminimasi keterlambatan pengiriman
pesanan dengan memperpendek jarak tempuh sebesar 75,5 km dan waktu
tempuh sebesar 6 jam 41 menit bila dibandingkan dengan rute awal. Selain itu,
usulan rute distribusi yang diberikan juga dapat menghemat biaya BBM sebesar
Rp 91.425/minggu.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: rute distribusi, nearest neighbour, nearest neighbour insertion, algoritma sweep, saving matrix
Subjects: Teknik Industri > Sistem Kerja
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Date Deposited: 26 Oct 2022 07:10
Last Modified: 26 Oct 2022 07:10
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/27689

Actions (login required)

View Item
View Item