Widjaja, Fernando Abel (2021) PENGARUH DURASI DRY CURING PADA BETON GEOPOLYMER BERBASIS FLY ASH DENGAN BAHAN TAMBAH SODIUM GLUCONATE. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Text (Fernando Abel Widjaja)
170217063_Bab 0.pdf

File Pdf (649kB)
Text
170217063_Bab 1.pdf

File Pdf (232kB)
Text
170217063_Bab 2.pdf

File Pdf (216kB)
Text
170217063_Bab 3.pdf

File Pdf (282kB)
Text
170217063_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (318kB)
Text
170217063_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (336kB)
Text
170217063_Bab 6.pdf

File Pdf (297kB)

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang yang sedang giat membangun
infrastruktur. Pembangunan infrastruktur di Indonesia umumnya menggunakan
material beton. Salah satu material penyusun utama beton adalah semen yang
berfungsi sebagai medium pelekat (binder). Penggunaan fly ash sebagai binder
pengganti semen juga dimaksudkan sebagai pemanfaatan limbah fly ash.
Berdasarkan dari latar belakang diatas, maka perlu adanya inovasi pada pembuatan
beton. Salah satunya dengan menggunakan beton geopolymer berbasis fly ash
sebagai binder atau yang biasa disebut zat pengikat. Penelitian yang penulis
lakukan bertujuan untuk mengetahui durasi optimal yang diperlukan dalam proses
oven pada metode dry curing yang dapat menghasilkan kuat tekan serta sifat
mekanik beton geopolymer berbasis fly ash dengan tambahan zat additive sodium
gluconate yang optimum. Zat additive yang digunakan merupakan sodium
gluconate dengan efek retarder yang nantinya dapat memudahkan workability dari
beton itu sendiri dan memperlambat setting time beton geopolymer.
Benda uji yang digunakan pada penelitian kali ini berjumlah 24 silinder beton
ukuran 15 cm x 30 cm dan 24 silinder beton ukuran 10 cm x 20 cm. Pengujian yang
dilakukan untuk mengetahui sifat mekanik beton berupa kuat tekan, modulus
elastisitas, kuat tarik belah, dan uji setting time. Larutan alkali yang digunakan
berupa Na
2
SiO
3
dan NaOH dengan perbandingan 5:2 dengan konsentrasi 8M.
Metode perawatan beton yang digunakan berupa ambient curing dan dry curing
menggunakan oven dengan variasi waktu perawatan 6 jam, 12 jam, 24 jam.
Hasil penelitian menunjukkan metode perawatan dengan hasil optimum didapat
pada variasi dry curing dengan waktu oven 24 jam dengan Hasil uji kuat tekan
maksimum pada umur 7 hari sebesar 19,78 MPa, pada 28 hari sebesar 27,79 MPa,
nilai modulus elastisitas sebesar 26735 MPa, kuat tarik belah 2,36 MPa.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: beton geopolymer, sodium gluconate, alkali aktivator
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 07 Oct 2022 04:51
Last Modified: 07 Oct 2022 04:51
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/27603

Actions (login required)

View Item
View Item